Tip Masak
Dari #10tahunAnomaliCoffee! Ini 6 Langkah Coffee and Cocoa Pairing

31 Aug 2017



Foto: Theofilia Viyoshi Bangun. 

 
Anomali Coffee memegang peranan besar dalam perkembangan kopi Indonesia. Sedari tahun 2007 hingga kini, bisnis yang diberangkat dari keinginan mensejahterakan petani terjaga di tangan dua motor penggeraknya, Agam Abgari dan Irvan Helmi.
 
Kini, Indonesia pun tengah bersama-sama bangkit menyuarakan produk lokal, hal yang menguatkan langkah Anomali Coffee dan bisnis-bisnis lokal pendahulu untuk meraih ketertarikan anak muda. Di tahun ke-10, Anomali Coffee membulatkan periode emas produk dalam negeri dengan menggelar perayaan dalam bentuk bazar curated products dan 2 hari workshop.
 
Berlangsung di Anomali Coffee cabang Menteng, peminat muda beramai-ramai membawa minatnya mendalami kopi dan cokelat di workshop di hari pertama perayaan, Coffee and Cocoa Pairing.
 
Irvan mengajak serta Tissa Aunilla dari Pipiltin Cocoa dan juga tim Indonesia Coffee Academy (ICA). ICA adalah sekolah kopi yang dimiliki Anomali Coffee, terletak di cabang Senopati.
 
Di sini diajarkan karakter rasa dan aroma yang muncul dari pertemuan cokelat dan kopi dari berbagai origin. Tiga yang digunakan adalah kopi Bali dan cokelat Tanazozo (Flores), kopi Sumatra dan cokelat Tabanan (Bali), serta kopi Jawa dan cokelat Pidie Jaya (Aceh).
 
Pipiltin Cocoa turut membawa serta cokelat dari Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Perkebunan cokelatnya diwariskan dari jaman kolonial Belanda. Oleh Pipiltin Cocoa-Jakarta, cokelat Glenmore diolah menjadi chocolate couverture yang dengan istimewa mengeluarkan acidity yang mirip rasa buah-buahan beri, dengan jejak rasa yang sekilas mengingatkan kita akan madu.
 
Kekayaan bahan di Indonesia membuat peserta timbul dengan deskripsi-deskripsi rempah dan bahan pangan yang spesifik khas area tropis. Ada misalnya yang menyebutkan munculnya karakter, jintan, santan, jeruk nipis, hingga gula merah. Tidak semua bahan ini tertera di flavour wheel berstandar internasional.
 
Banyak peserta terkagum-kagum dengan latihan sensitivitas indera penciuman dan indera cecap ini. Anda sendiri mau mencobanya di rumah? Coba langkah ini:
 
  1. Seduh kopi dalam metode manual. Workshop di atas menggunakan alat french press/ plunger.
  2. Siapkan potongan chocolate couverture batangan.  
  3. Coba kopi sebagaimana Anda melakukan coffee cupping.
  4. Lekas cecap cokelat secara terpisah, sesuai origin-nya.
  5. Kulum cokelat dan kopi bersamaan.
  6. Nikmati sensasi aroma dan rasa baru yang muncul untuk mengenali tasting notes-nya.   

Trifitria Nuragustina


Topic

#anomalicoffee, #pipiltincocoa, #indonesiancoffee

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?