Career
Sukses Jadi Anak Magang (Part 1)

8 Aug 2012

Biasanya kita baru kepikiran magang ketika ada kewajiban dari kampus. Berbekal surat dari dosen, kita mulai memilih perusahaan sasaran tempat magang. Meski hanya sementara memilih tempat magang itu penting banget.

Menurut psikolog Ria M. Basudin, magang di perusahaan yang kita inginkan akan menambah semangat bermagang nantinya. Biasanya, sih, perusahaan besar dan tenar lebih digemari sebagai referensi kerja ke depannya.

Makanya, disaranin untuk rajin-rajin bertanya pada senior atau kenalan kita yang pernah magang di tempat itu. Cari tahu deskripsi kerja dan suasana kantor biar nggak bengong di hari pertama.

Jika nantinya aplikasi magang disetujui, biasanya perusahaan akan mewawancara kita. Nah, saatnya menunjukkan minat yang besar pada profesi yang akan dilamar. Kenakan baju yang representatif, jangan asal-asalan. Penampilan oke membuat pewawancara merasa dihargai.

"Mulai dengan mengenalkan diri secara sopan. Jangan malas menceritakan kelebihan yang kita miliki.

Tempatkan posisi kita sebagai calon karyawan bukan anak magang. Dengan begitu, otomatis kita menjadi lebih bertanggung jawab," jelas Ria.

Manfaatkan juga sesi wawancara untuk menanyakan secara detail yang berhubungan dengan pekerjaan kita nantinya, termasuk siapa pembimbing kita.

"Tanpa pembimbing, karyawan lain pasti lepas tangan. Pembimbing juga akan membantu kita agar nggak ketiban pekerjaan yang bukan tugas kita. Jadi penting untuk tahu siapa pembimbing kita," saran Ria. CC


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?