Solusinya mudah: jangan gengsi mengajarinya. Biar nggak salah langkah, simak dulu triknya di sini....
Jika ciuman si dia:
Penuh ludah
Ciuman yang basah memang seksi, tapi kalau sampai banjir itu, sih, jijay! Masa, sih, kita harus menelan ludahnya di sela-sela ‘perang lidah’ yang seru? Agar hal itu nggak perlu terjadi, coba, deh, memberi tahu si dia lewat tindakan. Misalnya, nih, pas lagi asyik-asyiknya ciuman, hentikan dan seka mulut kita dengan tisu. Dengan cara ini, seharusnya, sih, dia sadar.
Death fish
Kita sudah melakukan aksi seru di bibirnya, eh, dia diam saja. Jangan menyerah dulu. Ajari si dia pelan-pelan. Contohkan bagaimana kita ingin dia mencium kita. Sebelumnya, bisikkan dulu padanya, “Cium aku seperti ini...” Kalau kita sabar, pasti lama-lama dia jadi pencium ulung.
Penuh nafsu
Kita masih ingin ciuman mesra di sudur bibir, si dia sudah nyodorin lidah aja—sebal! Cara jitu mengatasi cowok terlalu bersemangat begini adalah dengan main tarik-ulur. Coba, deh, pas si dia mulai maju untuk mencium, jauhkan bibir kita sedikit. Setelah itu, kecup sedikit ujung bibirnya. Terus, tarik-ulur sampai kita siap ke sesi ciuman heboh seperti yang dia mau.CC


