Shopping List
The Canopy Room Jadi Destinasi Online Baru Rayakan Fashion Indonesia

20 Jan 2026

Kurasi The Canopy Room dalam trunk show di acara peluncuran; Anita Anastasia (paling kanan): The Canopy Room ikut mendukung UMKM lokal. Foto: Dok. The Canopy Room


Kamu kini punya destinasi baru jika senang belanja produk fashion lokal yang terkurasi di satu tempat, dalam berbagai gaya untuk setiap aktivitas.

The Canopy Room diluncurkan pada 16 Januari lalu di Spac8 Ashta, Jakarta, dan hingga 18 Januari 2026 berlangsung ekshibisi dengan sebagian koleksinya bisa dilihat dan dibeli umum.

Lebih dari sekadar retail space, The Canopy Room menghadirkan perspektif baru dalam lanskap fashion Indonesia. Multibrand platform ini jadi wadah baru yang mempertemukan dan menghubungkan desainer fashion independen, jenama fashion kontemporer, serta komunitas kreatif.

Live mannequins di acara peluncuran di Spac8 Ashta, dengan ekshibisi pada 16-18 Januari 2026. Foto: Dok. The Canopy Room

Dibangun atas kecintaan terhadap craftsmanship, storytelling, dan identitas budaya, The Canopy Room menguasi para jenama tidak hanya berdasarkan estetika, tetapi juga nilai, proses kreatif, dan cerita di balik setiap karya. 

Nama “canopy” atau kanopi dipilih sebagai simbol ruang teduh tempat ide, kreativitas, dan kolaborasi tumbuh bersama. Di bawah satu atap, fashion enthusiast diajak mengenal lebih dekat karya para desainer Tanah Air, baik yang sedang merintis maupun yang telah mapan, yang memiliki visi sejalan dalam menciptakan karya penuh makna. 

“Kanopi menyimbolkan kebersamaan. Melalui The Canopy Room, kami menghadirkan fashion brands yang punya style dan identitas berbeda-beda, tapi punya value yang sama,” kata Anita Anastasia, Creative Director The Canopy Room, sebelum trunk show di acara peluncuran.

Sebagian koleksi The Canopy Room di Spac8 Astha. Foto: Dok. The Canopy Room

Sebagai destinasi yang menyasar perempuan urban berusia 25-45 tahun, The Canopy Room menawarkan pengalaman berbelanja yang terasa personal dan relevan dengan gaya hidup kontemporer. Ada 20 jenama fashion yang bisa kamu pilih, dengan sentuhan eksklusif namun menjembatani kebutuhan akan aksesibilitas yang lebih luas.

The Canopy Room juga ingin jadi ruang bertemunya komunitas tempat di mana dialog kreatif, pertukaran ide, dan kolaborasi lintas disiplin dapat terjadi secara organik. 

Untuk kesempatan perdana, The Canopy Room berkolaborasi dengan 8 jenama pilihan, yaitu Renoa, Objects of Bentala, Rona Studio, Dare Label, Isoos Studio, Saint x Sinner, Merlot, dan Aloes untuk menghadirkan koleksi eksklusif yang hanya tersedia di The Canopy Room.

“Harapan kami, The Canopy Room dapat menjadi rumah bagi kolaborasi yang berkelanjutan dan inspiratif; sebuah ekosistem di mana kreator dan komunitas tumbuh bersama,” ujar Anita. (f)
 

Zornia Harisantoso


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?