
Foto: 123RF
Karlina – Singapura
Saran Monty Satiadarma
Anda bisa mempersepsi suatu kondisi sebagai beban atau sebagai tantangan kehidupan. Ketika Anda memersepsi suatu kondisi sebagai beban, maka yang akan Anda rasakan adalah ketidakberdayaan. Namun, saat Anda menganggap suatu kondisi sebagai tantangan, hal itu akan menggugah keberdayaan Anda untuk mengatasinya.
Memiliki anak adalah pilihan Anda, dan beroleh keturunan sebagai penerus generasi adalah sesuatu yang patut disyukuri. Pengasuhan merupakan bagian dari tanggung jawab berketurunan. Sekalipun Anda membutuhkan bantuan dalam mengasuh anak, jangan luput untuk membina hubungan emosional dengan anak, agar tak merasa kehilangan anak yang malah lebih dekat dengan pengasuhnya. Untuk itu, Anda dan pasangan perlu belajar lebih bijak mengelola waktu.
Mengatasi anak rewel dan terjaga di tengah malam banyak dialami para pasangan. Namun, hal ini bukannya tak bisa diatasi. Adapun masalah kesenjangan hubungan Anda dengan suami hendaknya tidak dibebankan kepada anak. Anak tidak serta merta dewasa dan bisa memahami makna hubungan ayah ibunya. Anda berdualah yang harus mengasuh, mendewasakan, dan memberinya pengertian.
Baca juga:
4 Cara Ampuh Meningkatkan Kepuasan Seksual
Cara Menghadapi Keluarga Suami yang Suka Ikut Campur Soal Urusan Rumah Tangga
Goda Pasangan dengan Posisi Seks Ini!
Apakah Waxing, Ratus, dan Douching Aman untuk Vagina?
Saran Irma Makarim
Setelah menikah, Anda dan suami sudah memiliki satu sama lain sebagai teman hidup. Perasaan nyaman dengan keadaan ini akan turut mengubah prioritas Anda berdua. Bila semasa pacaran kedua belah pihak berusaha meluangkan sebanyak mungkin waktu bersama pasangan, kini rutinitas sehari-hari sehubungan dengan karier, pengembangan diri, dan anak lebih mendominasi.
Lihatlah dengan jujur bagaimana sikap dan peranan Anda dan suami setelah menikah, dan ambillah peran aktif untuk memulihkan kedekatan emosional terhadap satu sama lain. Perlu Anda berdua sadari pula, bahwa bukan semata kehadiran anak, pekerjaan, ataupun lingkungan yang menjadi faktor penyebab menurunnya kemesraan dalam perkawinan.
Untuk mengembalikan kemesraan seperti di masa pacaran, Anda harus berusaha melakukan hal-hal yang Anda berdua lakukan saat itu. Dengan saling mengungkapkan rasa cinta dalam berkomunikasi dengan pasangan, lakukan hal-hal kecil yang menggugah perasaannya, berikan perhatian dan dukungan padanya, dan luangkanlah lebih banyak waktu berdua. (f)
Topic
#masalahpernikahan


