
Foto: Stocksnap.io
Pria berubah menjadi si penggerutu seiring bertambahnya usia. Anggapan lama ini rupanya perlu direvisi. Sebab, jurnal ilmiah Cortex melaporkan hal yang sebaliknya. Para ilmuwan dari Universitas Auckland melakukan serangkaian eksperimen pada dua kelompok pria, yaitu pria usia 19-31 tahun dan usia 61-80 tahun. Hasilnya, kelompok pria usia senior mampu melihat kehidupan dengan lebih positif dan lebih baik dalam mengingat hal-hal yang membahagiakan. Berbeda dari kelompok pria usia muda yang justru cenderung negatif dalam memandang segala sesuatu. (f)




