
Foto: Fotosearch
Jessi Klein, komedian dan head writer untuk Inside Amy Schumer, pernah menuliskan opini tentang tubuhnya. Ketika remaja, ia mengkhawatirkan dadanya yang rata dan tak pernah memikirkan soal bokong. Ia pikir, Tuhan meletakkan bokong di bagian belakang tubuh supaya wanita tidak perlu repot memikirkannya. Namun, nyatanya, bokong berada di belakang supaya pria bisa ngobrol seru soal bokong kita tanpa kita ketahui.
“Beranjak dewasa, saya percaya bahwa saya sudah memiliki segala perlengkapan agar bisa dianggap menggairahkan. Sayangnya, saat itu Jennifer Lopez menjadi superstar. Itulah titik balik bagi bokong. Ternyata, pria akan atau sebenarnya sudah memperhatikan bokong selama bertahun-tahun,” begitu tulisnya.
Apa Kata Pria?
- Menurut riset Pornhub dan Youporn (dua situs populer di dunia, menurut Alexa): 50% pria menyukai payudara. Mereka berasal dari Inggris, Australia, Kanada, Rusia, dan sebagian negara Asia.
- 50% pria memilih bokong. Mereka pria dari Amerika Utara, Afrika, sebagian Amerika Selatan, dan Arab Saudi.
- Lucunya, pria di Alaska kesulitan memilih, karena cuaca dingin ‘memaksa’ wanita Alaska mengenakan pakaian berlapis-lapis sehingga sulit memamerkan lekuk tubuh dan akhirnya para prianya tidak bisa menikmati keindahan tubuh mereka.
- Di Amerika Serikat, 10 negara bagian menyukai payudara, sementara 40 negara bagian lain lebih menyukai bokong.
- Menurut penelitian University of Buenos Aires (majalah Men’s Health) 59% pria Argentina lebih memilih bokong. Sementara itu, menurut studi di University College London, pria Inggris tidak terlalu tertarik pada bokong.
- Majalah Men’s Health menyebutkan, inilah masa kemenangan bagi pencinta bokong. “Ada Nicki Minaj, celana yoga jadi hits, dan wanita di mana-mana berusaha untuk membentuk bagian belakang tubuh mereka.”
- Menurut David Buss Ph.D., dosen psikologi di University of Texas, Austin, obsesi pria terhadap bokong wanita bukanlah sesuatu yang baru, bahkan dinilainya sangat mendasar. Ketertarikan pada bokong sama seperti ketertarikan pada payudara, pinggul, dan pinggang yang ramping. Secara ilmiah, bagi nenek moyang kita, bagian tubuh tersebut merupakan indikator kesuburan.(f)
“Beranjak dewasa, saya percaya bahwa saya sudah memiliki segala perlengkapan agar bisa dianggap menggairahkan. Sayangnya, saat itu Jennifer Lopez menjadi superstar. Itulah titik balik bagi bokong. Ternyata, pria akan atau sebenarnya sudah memperhatikan bokong selama bertahun-tahun,” begitu tulisnya.
Apa Kata Pria?
- Menurut riset Pornhub dan Youporn (dua situs populer di dunia, menurut Alexa): 50% pria menyukai payudara. Mereka berasal dari Inggris, Australia, Kanada, Rusia, dan sebagian negara Asia.
- 50% pria memilih bokong. Mereka pria dari Amerika Utara, Afrika, sebagian Amerika Selatan, dan Arab Saudi.
- Lucunya, pria di Alaska kesulitan memilih, karena cuaca dingin ‘memaksa’ wanita Alaska mengenakan pakaian berlapis-lapis sehingga sulit memamerkan lekuk tubuh dan akhirnya para prianya tidak bisa menikmati keindahan tubuh mereka.
- Di Amerika Serikat, 10 negara bagian menyukai payudara, sementara 40 negara bagian lain lebih menyukai bokong.
- Menurut penelitian University of Buenos Aires (majalah Men’s Health) 59% pria Argentina lebih memilih bokong. Sementara itu, menurut studi di University College London, pria Inggris tidak terlalu tertarik pada bokong.
- Majalah Men’s Health menyebutkan, inilah masa kemenangan bagi pencinta bokong. “Ada Nicki Minaj, celana yoga jadi hits, dan wanita di mana-mana berusaha untuk membentuk bagian belakang tubuh mereka.”
- Menurut David Buss Ph.D., dosen psikologi di University of Texas, Austin, obsesi pria terhadap bokong wanita bukanlah sesuatu yang baru, bahkan dinilainya sangat mendasar. Ketertarikan pada bokong sama seperti ketertarikan pada payudara, pinggul, dan pinggang yang ramping. Secara ilmiah, bagi nenek moyang kita, bagian tubuh tersebut merupakan indikator kesuburan.(f)
Topic
#payudarabokong


