
Foto:
Fabiana - Tangerang
Saran Monty Satiadarma
Anda tidak bisa mengubah kebiasaan dan gaya hidup seseorang sesuai kehendak Anda. Anda harus membangun hubungan interpersonal yang lebih mendalam dengan pasangan dan memahami dirinya dengan lebih baik. Makin Anda mencemburui dirinya, ia makin merasa tidak nyaman. Hal ini justru membuka peluang baginya untuk lebih banyak berbagi dengan orang lain. Teman serta koleganya tentu merupakan tempat berbagi yang ia jadikan andalan sebelum Anda masuk dalam kehidupannya.
Ia akan secara otomatis mengevaluasi sikap Anda, yang memberi kesempatan baginya untuk hidup tanpa terkekang atau justru sebaliknya. Jika ia merasa kelak ia akan dikekang, ia akan dengan mudah meninggalkan Anda karena ia memiliki banyak tempat berbagi dan Anda kurang menyiapkan tempat berbagi yang lebih layak baginya.
Jika Anda merasa tidak nyaman dengan kebiasaannya dan hal ini tidak selaras dengan sikap hidup Anda, jangan memaksakan untuk menjadi pasangannya. Perbedaan sikap dasar pasangan cenderung akan menimbulkan konflik besar. Jangan terlalu berharap segalanya akan mudah diatasi, jika sudah menikah, karena tantangan yang lebih besar akan menanti Anda dalam menjalani hidup bersama.
Saran Irma Makarim
Sebelum Anda berdua membina hubungan kasih, kedua belah pihak sudah mempunyai kehidupan pribadi. Dengan memasuki dunia pernikahan, tidak berarti kehidupan dan hubungan yang sudah lama terjalin harus diakhiri. Akan lebih baik bila, sebagai pasangan, Anda bisa saling berkenalan.
Perlu Anda pahami pula bahwa kecemburuan berlebihan bisa mencederai hubungan.
Biasanya kecemburuan bisa muncul karena Anda merasa takut kedekatan calon suami dengan para kolega wanita akan mengancam hubungan kasih Anda berdua. Perasaan ini biasanya berhubungan erat dengan adanya rasa percaya diri yang kurang baik. Untuk memelihara hubungan kasih, Anda perlu mulai mengubah sikap dan pandangan.
Tiap orang mempunyai potensi dan keunikan masing-masing. Kekasih bisa melihat hal ini dalam diri Anda, karena itu memilih Anda untuk menjadi pasangan hidupnya. Sudah saatnya Anda menyadari hal ini, agar bisa menghargai dan mencintai diri Anda sendiri, melihat apa yang Anda miliki, dan segala kelebihan Anda. Akan selalu ada wanita lain yang memiliki banyak kelebihan, tetapi tak ada yang seperti Anda. Calon suami sudah meyakinkan itu dengan memilih Anda sebagai pasangannya. (f)
Baca juga:
Saat Politik Jadi Bumbu Cinta di Antara Pasangan
Tak Rela Ditinggal Menikah oleh Sahabat Pria
Cara Memberi Pengertian Pada Suami yang Gila Kerja
Topic
#MasalahPernikahan


