Sex & Relationship
Calon Suami Terintimidasi Gaji Pasangan

8 Apr 2017


Foto: 123RF
 
Calon suami merasa tak nyaman ketika mengetahui gaji saya lebih besar. Saya sudah coba membicarakan ini, tapi sepertinya sia-sia. Saya khawatir sikap ini akan berlanjut setelah kami menikah.
 
Lilian – Makassar
 
Saran Irma Makarim
Bila kekasih Anda datang dari keluarga tradisional, di mana ayah menjadi kepala keluarga dan satu-satunya pencari nafkah, akan relatif lebih sulit baginya menerima kesetaraan hubungan dan kedudukan suami-istri dalam rumah tangga. Bukan berarti kekasih menolak Anda, tetapi ia merasa kurang nyaman menghadapi kenyataan ini.

Ketika pembicaraan tentang uang mulai memanas, perlu disadari bahwa uang tak lagi menjadi persoalan utama bagi kekasih, melainkan harga dirinya yang mulai terusik. Biasanya, hal ini tidak menjadi masalah bagi pria dengan rasa percaya diri yang baik karena mereka justru akan senang mendapatkan pasangan yang setara sebagai teman berbagi. Tetapi, hal ini akan terasa lebih berat bagi pria yang kurang percaya diri.

Jika Anda melihat hal ini pada kekasih, Anda perlu lebih peka ketika membicarakan penghasilan. Ingat, jumlah penghasilan bukan yang terpenting, melainkan perjuangan keras Anda berdua untuk mendapatkannya. Tidak tertutup kemungkinan bahwa pasangan akan berkesempatan memperoleh penghasilan lebih tinggi kelak. Prestasi sekecil apa pun bisa meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Oleh karena itu, semangat dan kesadaran untuk saling mendukung perlu terus dipelihara. 
 
Saran Monty Satiadarma
Kesediaan untuk menerima kondisi masing-masing dan kesiapan untuk saling berbagi sangat  penting untuk dipersiapkan menjelang hidup bersama. Sebab, akan ada banyak hal di masa depan setelah pernikahan berlangsung, termasuk hal-hal yang sebelumnya kurang dicermati atau belum sempat dibicarakan.

Kesenjangan dalam berbagai hal, termasuk pendapatan ataupun kedudukan peran sosial, berpotensi menggoyahkan hubungan antarpasangan. Ada kalanya, kemunculan masalah-masalah tersebut tidak dapat diwaspadai. Namun, pasangan dapat dibekali keterampilan untuk mengantisipasi dan menghadapi masalah yang mungkin muncul secara mendadak.

Perasaan tidak nyaman tidak layak muncul dalam hubungan pernikahan, termasuk menjelang pernikahan. Oleh karena itu, masalah harus sesegera mungkin diatasi. Perasaan tidak nyaman dapat berkembang dari kecil menjadi  makin besar. Berawal dari kesenjangan penghasilan, insekuritas bisa mengarah pada kesenjangan otoritas dan kian membesar menjadi perbedaan superioritas dan inferioritas yang menumbuhkan pola hubungan yang tidak sehat. (f)
 
Baca juga:
Cara Beradaptasi Tanpa Dukungan Suami
Orang Tua Meremehkan Karena Masih Melajang dan Dianggap Tidak Mandiri
Cara Melenyapkan Rasa Tidak Percaya Diri di Tengah Keluarga Suami
Menanggapi Orang Tua yang Suka Curhat Soal Kelakuan Kakak & Ipar


Topic

#TipKarier

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?