Sex & Relationship
Belajar Teknik Bercinta dari Ashton Kutcher

23 Jun 2016


Foto: Dok. Feminagroup
 
Di luar berita-berita kontroversialnya, cowok bernama lengkap Christopher Ashton Kutcher ini memang punya daya tarik fisik yang luar biasa. Wajar, dong, kalau banyak cewek—ya, termasuk kita—yang tertarik sama cowok bertinggi 189 cm ini.

Jangan cuma dikagumi aja, ah. Aksi Ashton dalam film-filmnya bisa juga, tuh, jadi inspirasi untuk menyegarkan hubungan kita dengan si dia. Penggambarannya yang tidak hard core bakal memicu kegiatan seks yang menyenangkan. Asal bukan ngebayangin Ashton ketika bersama pasangan, ya….
 
Morning glory
Film: Killers (2010)
Acara bermesraan bukan cuma jatah malam hari, tuh. Buktinya Spencer Aimes nggak ragu mengajak istrinya, Jen Kornfeldt, ketika mereka sedang bersiap-siap pergi ke kantor.

Seperti pasangan umumnya, selain sarapan, mereka mengawali hari dengan mengobrol banyak hal tentang kehidupan rumah tangga. Di tengah-tengah obrolan seru, Spencer mendorong Jen yang baru memakai bra dan celana dalam ke atas meja.

Kerjaan menumpuk atau diburu waktu bukan alasan melupakan acara bermesraan. Jika tak sempat melakukan di malam hari, morning sex adalah salah satu cara yang bisa menghidupkan kualitas seksual. Bahkan para ahli bilang pasangan yang mengawali hari dengan seks terlihat lebih bahagia dan sehat, tuh.

Jadi, manfaatkan libido pria yang lebih tinggi di pagi hari dengan memakai baju seminimal mungkin. Tahu sendiri, kan, mereka gampang terangsang secara visual, he he he. Pakai aja CD dan bra ketika bolak-balik mempersiapkan diri—nggak masalah, dong, kalau masih di dalam rumah.

Bertingkahlah seakan-akan kita nggak tahu dia sedang memperhatikan—ini malah bikin dia makin bernafsu! Jangan kaget kalau tiba-tiba dia menarik kita untuk meluapkan ‘spontanitas’ pagi hari. Dan, nggak harus di tempat tidur, ruang bekerja atau sudut rumah lainnya pun jadi.
 

Sensasi outdoor
Film: A Lot Like Love (2005)
Angin, tumbuhan, dan tanah di luar rumah menciptakan suasana berbeda saat bercinta. Ketika Emily Friehl dan Oliver Martin pergi berdua saja ke pinggiran kota, mereka menepi dan bercengkerama di alam terbuka

Lama-lama, mereka melepas semua baju tanpa takut dilihat orang atau terburu-buru waktu. Mereka bermain-main dulu, merekam gambar badan masing-masing, hingga akhirnya bersentuhan dan berpelukan satu sama lain. Berhubung tak mampu menahan godaan memuaskan satu sama lain, kegiatan pun berlanjut di dalam mobil.

Berada di alam terbuka menimbulkan perasaan bebas dan bahagia. Udara segar membuat kita bersemangat. Sapuan angin menyentuh kulit dan mencium bau rumput serta tanah memberikan rangsangan alami yang erotis. Jangan heran bila kita cepat turn on saat di luar ruang.  
Biar terhindar dari nyamuk atau serangga lain, gunakan lotion anti serangga. Bila tak mau melakukan di tanah atau rumput, bisa di atas kap mobil. Saat permainan makin seru, lanjutkan di dalam mobil—atau rumah—agar tidak terganggu binatang atau cuaca. Jangan lupa, pastikan tidak ada yang melihat, cuma Anda, pasangan, dan alam.
 

Segarnya “pembuka”
Film: Spread (2009)
Badan bagus dan muka cakep nggak cukup buat memuaskan pasangan. Selain aset fisik yang oke, Nikki juga jago menarik dan meningkatkan gairah ‘lawan mainnya’. Tatap mata, bahasa tubuh, dan kata-kata jadi senjata awal Nikki sebelum naik tempat tidur.

Perhatian bisa juga jadi pembuka. Suatu hari, Nikki memasak sendiri makan malam buat Samantha yang seharian bekerja. Meski nggak jago masak, Nikki bikin Samantha tersenyum lebar. Dinner pun ditutup dengan seks di meja makan. Atau, ketika Heather bersedih, perlahan Nikki menenangkannya dengan bercinta.

Babak pembuka yang menarik dapat memaksimalkan peran pemainnya saat sesi bercinta. Karena itu, jangan lupakan foreplay dan digarap sebaik mungkin, dong. Nggak selalu melalui ciuman dan petting, kok. Obrolan santai, tatapan tajam, atau perhatian juga menciptakan mood romantis sebagai faktor utama foreplay.

Yang penting, kita memahami apa yang bikin pasangan bergairah dan terpuaskan sehingga mereka tak akan merasa bosan. Ketika mood sudah tercipta, langsung, deh, lepaskan bajunya. Saling melepaskan baju bisa meningkatkan erotisme dan menstimulasi perasaan, tuh.
 

Maksimalkan kesempatan
Film: No String Attached (2011)
Seks perlu komitmen dua belah pihak untuk menikmatinya sehingga kapanpun dan dimanapun bisa maksimal. Emma Kurtzman dan Adam Franklin sepakat selalu siap bila salah seorang menginginkan seks.

Bukan cuma di tempat tidur dan malam hari, mereka juga beraksi di tempat kerja. Emma yang berprofesi sebagai dokter, mengundang Adam ke rumah sakit tempatnya bekerja. Mereka diam-diam melakukan di tempat penyimpanan obat, bahkan bermain dokter-dokteran di ruang operasi.

Lain waktu, sofa jadi sasaran mereka mencoba gaya baru. Mereka berbaring telentang di lantai dengan kedua kaki bersandar ke sofa. Emma telentang di atas tubuh Adam yang sibuk melakukan penetrasi dari belakang. Hasilnya, keduanya sama-sama senang!

Betul, sibuk bukan alasan nggak bisa mencapai kepuasan 100%. Pintar-pintar, deh, memanfaatkan waktu. Kita dan pasangan bisa janjian bertemu di tempat kerja—kalau ada ruangnya, hotel, atau rumah sekalipun. Teknologi komunikasi memungkinkan kita berhubungan kapanpun dan dimanapun.

Gunakan juga properti di tempat bertemu tersebut. Kursi, lemari, selembar kain, sampai peralatan kedokteran seperti Emma dan Adam—pastikan memang lagi tidak dipakai orang lain, ya. Yang nggak kalah penting adalah kita berdua juga nyaman. Cara ini bakal meniadakan perasaan bosan bercinta, tuh. Semakin menikmatinya, pasti kita pengen lagi, lagi, dan lagi….
 

Happy ending
Film: The Butterfly Effect (2004)
Permainan selesai bukan berarti beres pula tugas kita dan pasangan. Selesai bermesraan, Evan Treborn dan Kayleigh Miller nggak langsung beranjak dari badan masing-masing, melainkan mengobrol yang makin mendekatkan hubungan mereka berdua.

Memang seringkali, terutama para cowok, setelah selesai, ya, selesai begitu saja. Tanpa ba-bi-bu, asyik balik nonton TV, mengerjakan tugas kantor, atau tidur. Padahal, kita sebagai cewek pengennya bersantai bareng pasangan selama mungkin.

Eh, jangan salah, berbaring bersama pasangan juga diinginkan cowok agar lebih intim secara emosi, tuh. Supaya nggak buru-buru beranjak, cari posisi nyaman saat berbaring lalu peluk badannya. Sentuhan kulit satu sama lain mendatangkan sensasi yang sama intimnya seperti bermesraan. Bikin kita dan pasangan puas dari awal sampai akhir. Hmmm….(f)
 


Topic

#ashtonkutcher

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?