
Foto: Fotosearch
Buat sebagian orang, cinta perlu dibuktikan lewat cara nggak biasa. Mulai dari mengirimkan bunga, memakai baju kembaran, foto mesra berdua, mengumbar kemesraan di jejaring sosial, dan masih banyak lagi. Sebenarnya, sih, cinta nggak butuh pembuktian. Karena itu salah banget kalau kita sampai terpaksa melakukan sesuatu atas nama cinta. Berikut femina pilihkan bukti tanda cinta yang salah...
1. Investasi bareng
Setelah jadian, pastinya kita mengharapkan hubungan dengan dia langgeng. Makanya demi ‘masa depan yang cerah’, kita berdua setuju untuk menabung atau berbisnis bareng.
Ternyata… urusan gono-gini, tuh, nggak cocok buat yang masih di tahap pacaran. Apalagi kalau salah satu pihak lebih mampu dibanding pasangannya. Bisa-bisa kalau sedang ribut yang diungkit-ungkit adalah siapa yang paling banyak berkontribusi. Begitu putus, situasi makin nggak enak. Masing-masing mungkin menuntut haknya tanpa memikirkan perasaan mantannya. Ribet, kan….
2. Liburan berdua
Namanya juga pacaran, pasti inginnya berduaan melulu. Makanya begitu ada penawaran paket liburan murah, secara impulsif kita membeli dua tiket pesawat untuk diri sendiri dan pasangan. Niatnya, sih, nanti ingin seru-seruan saja, tapi bagaimana kalau kita dan si dia putus sebelum jadwal keberangkatan? Atau kita dan si dia justru berantem selama liburan? Sudah keluar uang, kita malah dapat memori yang nyakitin—apes banget! Lebih baik, nih, kita berlibur bareng sahabat wanita yang 100% mengenal diri kita. Selain mereka bisa diajak gila-gilaan, hubungan nggak bakal terancam bubar saat ada masalah.
3. Hadiah mahal
Sesekali menghadiahkan barang mewah untuk pacar, sih, boleh-boleh saja. Asal selama ini kita juga adil terhadap diri sendiri plus cukup mampu untuk memberikan barang mahal untuk orang lain. Kalau kenyataannya kita saja nggak pakai iPhone 6, kenapa harus bela-belain banget saat dia bilang ingin gadget itu sebagai hadiah ultah? Sekali kita ngasih, pacar bisa ngelunjak, tuh!
4. Anti-sosial
Nggak banget, ah, kalau pacar meminta kita menjauh dari keluarga dan sahabat kita sendiri sebagai bentuk pernyataan cinta. Justru, dia kudu menyadari bahwa untuk mendapatkan kita, dia harus bisa beradaptasi dengan orang terdekat kita. Pacar posesif, sih, mending segera diganti, he he he.
5. Bikin tato
Ketika pasangan menunjukkan tato barunya yang bertuliskan nama kita, boleh-boleh saja merasa tersanjung atau berpikir itu adalah tindakan termanis yang pernah kita dapatkan.
Nggak heran begitu pacar membujuk untuk membuat tato namanya, kita mengangguk setuju. Padahal kalau putus, namanya bakal terus melekat pada tubuh kita. Seandainya dihapus prosesnya bakal lebih menyakitkan daripada pembuatannya dan butuh dana yang lumayan banyak. Rugi! (f)
Topic
#tipcinta


