"Saya tak tahan lagi dengan kebiasaan suami yang gemar mengakses situs porno. Tak hanya saat hendak intim dengan saya, begitu bangun tidur, ia masih saja mencuri-curi lihat. Saya sudah minta ia meninggalkan kebiasaannya, sebab saya jadi dingin terhadapnya di ranjang mengingat ‘petualangan’-nya di dunia maya."Kata Monty Satiadarma
Salah satu adiksi yang banyak ditemui pada masa sekarang ini adalah kecanduan mengakses internet, salah satunya pornografi online. Masalah yang dihadapi sulit diatasi tanpa keinginan dari suami untuk menghentikan sendiri kebiasaannya. Suami adalah individu dewasa yang seharusnya mampu mengendalikan keinginan dengan wajar.
Dalam banyak kasus, kegagalan mengendalikan keinginan berinteraksi dengan komputer menimbulkan gangguan social withdrawl, yaitu menarik diri dari lingkungan sosial. Ungkapkan kepadanya dampak perilakunya ini terhadap perasaan Anda. Dengan begitu, ia menyadari bahwa segala sesuatu yang ia lakukan memiliki dampak terhadap hubungan Anda sebagai suami-istri. Bila ia tahu seberapa penting Anda menginginkan ia berubah dan demi keharmonisan rumah tangga, diharapkan ada semangat yang lebih besar baginya untuk mengurangi kebiasaan buruknya.
Kata Irma Makarim
Kabiasaan suami yang membuat Anda tak nyaman menunjukkan rawannya kondisi pernikahan Anda saat ini. Namun sayangnya, hal ini tak disadari sepenuhnya oleh suami.
Anda berdua perlu menyadari bahwa cinta tidak sama dengan seks. Anda dapat memiliki seks tanpa cinta, atau sebaliknya. Tapi, bila seks dipadukan dengan cinta, justru bisa mempersatukan pasangan suami dan istri. Di mata suami, seks merupakan kegiatan jasmaniah yang ia lakukan sepihak. Dengan lebih memilih menikmati penampilan wanita lain di dunia maya, suami tidak memperhatikan kebutuhannya terhadap Anda. Tak heran jika ini membuat Anda merasa tak dihargai.
Bila suami tak bisa mengendalikan kebiasaannya, maka ia tengah mengalami kecanduan. Apakah ia merasa senang atau puas setelah berhasil menikmati situs porno? Atau jangan-jangan ia sendiri merasa ingin berhenti, namun tak sanggup mengontrol desakan nafsu yang mendorong perilakunya. Lewat diskusi, Anda bisa mengetahui apa yang dirasakan suami. Mintalah bantuan profesional untuk mengatasinya. (f)


