Seni Pertunjukan
Musikal Perempuan Punya Cerita, Satu Suara dari Narasi Dua Perempuan Kuat

21 Aug 2025

Musikal yang dirancang untuk menggugah kesadaran publik akan cerita kehidupan perempuan Indonesia. Foto: Dok. EKI Dance Company


Hampir dua dekade sejak film antologi Perempuan Punya Cerita yang diproduseri Nia Dinata menggugah kesadaran publik akan narasi perempuan Indonesia, semangat itu kini hidup kembali dalam bentuk pertunjukan musikal.

Menggandeng sutradara muda berbakat Ara Ajisiwi, dan diproduksi oleh EKI Dance Company, Musikal Perempuan Punya Cerita akan dipentaskan pada 4-7 September 2025 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Mengangkat tema besar tentang perjuangan hidup perempuan dalam menghadapi ketidakadilan dan tekanan sosial, pertunjukan ini menampilkan dua cerita fiksi yang sangat dekat dengan realitas banyak perempuan Indonesia.

Dua tokoh utama, Jami dan Anya, hadir sebagai representasi dua generasi yang berbeda, namun sama-sama memperjuangkan hak untuk bersuara.

Jami adalah seorang penyanyi dangdut sekaligus ibu tunggal yang harus bertahan dalam lingkungan yang keras, diimpit tekanan ekonomi dan rasa khawatir terhadap masa depan anak perempuannya.

Sementara Anya adalah seorang siswi remaja yang menghadapi tantangan khas generasinya: Perundungan, tekanan sosial, dan kerasnya kompetisi di sekolah, di tengah dunia yang dipenuhi ekspektasi dari media sosial.

Kedua karakter ini telah dipentaskan dalam versi pendek di Festival Musikal Indonesia tahun 2023 dan 2024, namun kini hadir dalam versi musikal penuh. Skala produksi lebih besar, alur cerita lebih mendalam, dengan koreografi dan musik orisinal yang dirancang khusus untuk menghidupkan emosi dan dinamika kisah mereka di atas panggung.

Perempuan Punya Cerita bukan sekadar pertunjukan musikal. Ini adalah ruang pertunjukan sekaligus ruang refleksi. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan Indonesia adalah perempuan yang kuat—perempuan yang berani memperjuangkan hidup dan harapannya, meski di tengah tekanan lingkungan,” ujar Ara Ajisiwi, yang juga memerankan tokoh Jami.

Musikal ini juga dibintangi oleh para pemain muda berbakat yang telah sering tampil dalam pertunjukan musikal, seperti Nala Amrytha, Gerry Gerardo, Gabriel Harvianto, Uli Herdi, serta bintang musikal pendatang baru, Tan Hadian.

“Ciri khas musikal EKI adalah menghadirkan fenomena sosial yang relevan bagi masyarakat. Melalui Perempuan Punya Cerita, kami menyuguhkan penceritaan yang segar namun bermakna, koreografi yang atraktif, serta visual panggung yang dinamis dan emosional,” jelas sang produser, Alim Sudio, dengan sangat antusias.

Harapannya, penonton bukan hanya terhibur, tetapi juga terhanyut dalam kisah Jami dan Anya. “Mungkin melihat bayangan diri sendiri, teman, ibu, atau anak perempuan mereka. Dan dari sana, timbul ruang refleksi bersama,” kata Alim.

Perempun Punya Cerita merupakan produksi musikal kedua EKI Dance Company tahun ini, setelah Musikal Lutung Kasarung pada Mei 2025, yang sold out satu bulan sebelum pementasan. 

Tiket Perempuan Punya Cerita kini sudah tersedia melalui bookmyshow.com. (f)

Baca juga:
EKI Dance Company Siap Hadirkan Pertunjukan Musikal Ken Dedes pada 18-19 Maret 2023
Selebrasi Teater Musikal Ala Indonesia di Festival Musikal Indonesia 2022
Pertama Kali di Indonesia! Festival Musikal Indonesia Siap Digelar pada 20-21 Agustus 2022


Topic

#feminaindonesia, #feminapartnership, #perempuanpunyacerita

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?