Nggak perlu frustasi saat kuliah di jurusan yang kurang kita minati. Ada banyak cara untuk survive, kok!
Idealnya,
sih, kita menyukai jurusan yang diambil, jadi bisa menjalaninya
dengan serius dan bersemangat. Makanya, penting banget, tuh,
mengenali minat sebelum daftar ke perguruan tinggi—biar
nggak salah jurusan!
Sayangnya,
nggak semua orang mengenali bakat dan minatnya tepat waktu, sehingga
asal daftar (dengan memegang prinsip: yang penting kuliah). Begitu
telanjur masukdua-tiga semester, baru, deh, menyesal karena merasa
nggak cocok.
Mau
pindah jurusan, rasanya sayang. Nggak hanya buang-buang uang tapi
boros waktu juga. Belum lagi harus menyesuaikan diri dengan junior
yang nantinya jadi teman seangkatan. Alternatif pilihan yang tersisa
hanya satu: bertahan!
Aktif
berorganisasi
Nggak
suka jurusan yang dijalani bisa membuat kita malas kuliah. Solusinya,
cari kegiatan menarik yang mampu menarik kita untuk tetap datang ke
kampus. Misalnya, nih, ikut UKM sesuai hobi.
Geng
vs prestasi
Kadang,
teman menentukan prestasi di kampus. Pilih geng yang isinya bukan
kumpulan anak pemalas, untuk menghindari makin ogah-ogahan kuliah.
Santai
aja...
Nggak
perlu ngotot untuk mencapai hasil terbaik—sedang-sedang ajalah.
Soalnya, untuk bisa bertahan di jurusan yang kita nggak sukai aja
sudah buth ekstra energi. Kalau mau mengukir prestasi, pilih bidang
lain di luar kuliah yang benar-benar kita minati.
Manjakan
diri
Setiap
satu semester selesai, beri hadiah pada diri kita karena setidaknya
berhasil melampaui (lagi!) satu masa berat dalam hidup, he he he.
Untuk ngasih waktu bernapas, nggak perlu ambil semester pendek—is
libur dengan bersenang-senang!
Keep
On Fighting!
Jika
kita merasa salah jurusan, jangan terus berkutat pada kata “salah”
nanti nggakmaju-maju, tuh. Nggak perlu juga mencari siapa yang
salah—apalagi menyalahkan ortu. Yang terpenting, kita tahu apa yang
sebenarnya kita inginkan. Bila minat nggak sejalan dengan studi,
nggak masalah. Sambil menjalankan kuliah, pikirkan langkah-langkah
yang harus ditempuh untuk mengembangkan kompetensi kita.
Tenang
aja, kesuksesan nggak ditentukan oleh jurusan kuliah, kok. Memang
betul, ada sekian persen yang sukses di bidangnya sesuai disiplin
ilmu yang ditempuh di bangku kuliah. Tapi kenyataannya, sebagian
besar malah nggak nyambung, tuh, kuliahnya. Mereka itulah yang
bekerja mengikuti passion.
Terserah kita, mau ikut yang mana! CC


