
Foto: 21Cineplex
Nancy, seorang mahasiswa kedokteran, memilih untuk pergi ke sebuah pantai terpencil di Meksiko untuk menenangkan diri setelah kematian ibunya. Dengan diantar mobil sewaan, sampailah ia ke pantai, tempat ia ingin menghabiskan waktu untuk berselancar. Pantai tersebut amat sangat indah dan ombaknya cukup bagus untuk berselancar. Akan tetapi, tempat tersebut memang sangat sepi dan bukan tempat mainstream yang biasa dikunjungi orang.
Nancy sangat menikmati kesendiriannya itu. Saat ia berselancar, hanya ada dua pria yang juga sedang berselancar di tempat tersebut. Setelah puas bermain ombak seharian, tepat di saat ia memutuskan untuk segera kembali, ia dikejutkan oleh keberadaan hiu. Dalam hitungan detik, hiu itu menyerangnya. Ia pun berusaha menyelamatkan diri dengan menepi ke karang. Rupanya, hiu itu tak juga pergi menjauh.
Dalam keadaan terluka parah, Nancy harus memutar otak agar bertahan hidup dari serangan hiu yang mengelilinginya. Film berdurasi 87 menit ini bercerita tentang perjuangan survival, ketika kita berhadapan dengan situasi hidup mati yang sangat menegangkan dan menentukan. Keputusan harus diambil dengan cepat dan tepat jika ingin selamat. Blake Lively yang memerankan Nancy, mampu membawa kita pada suasana mencekam yang dihadapinya, lewat aktingnya yang lumayan memikat. Adegan demi adegan dramatis dihadirkan dari awal hingga akhir, tanpa membuat penonton merasa bosan.
Film yang disutradarai oleh sutradara Spanyol, Jaume Collet-Serra ini juga cukup jeli mendekatkan penonton dengan teknologi yang kekinian, seperti, Nancy yang berencana pulang dengan memesan Uber, komunikasi dengan ayahnya lewat video call, serta percakapan-percakapan whatsapp dengan temannya. (f)


