James Brooke (Jonathan Rhys Meyers) jadi pria Inggris yang jadi penguasa Sarawak. Foto: Margate House FilmsFilm ini mengisahkan petualangan James Brooke (Jonathan Rhys Meyers), mantan tentara dari Pasukan Bengal yang berlayar ke Borneo, Kalimantan di masa lalu, di wilayah jajahan Inggris di bawah Kesultanan Brunei. Ia membantu paman sang sultan menumpas pemberontakan, dan akhirnya bisa membangun kerajaan pribadinya di sana.
Banyak yang mengatakan kalau Brooke adalah inspirasi dari dua novel klasik, The Man Who Would Be King karya Rudyard Kipling, serta Lord Jim karya Joseph Conrad.
Fatima (Atiqah Hasiholan), perempuan dalam kehidupan Brooke. Foto: Margate House Films
Film ini juga dibintangi Atiqah Hasiholan, yang berperan sebagai Fatima, perempuan bangsawan Melayu yang berhasil mencuri perhatian Brooke. Karakter Fatima tidak hanya menjadi cinta Brooke, tetapi juga simbol kekuatan dan kecerdasan perempuan dalam konteks budaya dan sosial pada masa itu.
Dominic Monaghan, yang terkenal sebagai Merry dalam 3 film The Lord of the Rings, turut membintangi film ini, masing-masing berperan sebagai Colonel Arthur Crookshank. Aktor Malaysia yang sering tampil dalam produksi film dan serial Indonesia, Bront Palarae, ikut berakting dalam film ini.
Para pendukung Rajah, film kerja sama beberapa negara akan tayang di Indonesia. Foto: Dok. Femina/LalaJames Brooke, yang akhirnya dikenal dalam sejarah sebagai Rajah Putih dari Sarawak, berhasil membangun dinasti selama tiga generasi dalam kurun satu abad. Jika Sahabat Femina menyukai cerita sejarah, film ini bisa disaksikan di bioskop Tanah Air mulai 9 Oktober 2024. (f)
Baca juga:
7 Pelajaran tentang Hubungan Manis dalam Drakor Love Next Door
Femina dan Perempuan Indonesia yang Berdaya, Bergaya, Berbudaya
Kim Ji-won Jadi Brand Ambassador Bvlgari di Korea
Siti Laela Malhikmah
Topic
#feminaindonesia, #reviews


