
Editor: Kristin Samah/GPU
Memasuki dunia politik pada tahun 1993, ketika menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDIP), Megawati Soekarnoputri segera menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap pemerintah Orde Baru. Megawati yang sebelumnya seorang ibu rumah tangga kemudian harus berjuang melawan tekanan pemerintah, termasuk perpecahan yang terjadi di partainya.
Buku ini merupakan catatan 22 wartawan yang ketika itu selalu bersama Megawati. Dengan sangat personal, para wartawan menulis bagaimana kehidupan sehari-hari Megawati, sebagai anak proklamator yang pernah disingkirkan, lalu menjadi ketua partai yang sangat dicintai konstituennya. Juga catatan wartawan ketika Megawati yang partainya (PDIP) memenangkan pemilu 1999, urung menjadi presiden. Buku yang layak dibaca bila ingin mengetahui sebagian sejarah demokrasi di Indonesia. (f)


