Reviews
Dalam Wake Up Dead Man: A Knives Out Mystery, Benoit Blanc Tak Perlu Intervensi Ilahi

14 Dec 2025

Romo Jud yang berserah diri kepada Tuhan dalam menyelidiki misteri pembunuhan ini, dan Benoit Blanc yang mengandalkan observasi. Foto: Netflix


Sejak Josh O'Connor muncul di awal film sebagai Romo Jud Duplenticy yang memilih baku hantam melihat ketidakadilan, ia telah mencuri perhatian.

Gesturnya, dialog yang dia ucapkan, hingga gaya canggung sang pastor muda. Jika Daniel Craig sebagai Benoit Blanc tak muncul di menit ke-40, Wake Up Dead Man: A Knives Out Mystery sudah pasti adalah film misteri dengan Romo Jud sebagai tokoh utamanya.

Gara-gara menghajar sesama pastor yang mengesalkan, Romo Jud dipindahkan ke gereja kecil di pinggiran (negara bagian) New York, dan menjadi asisten dari Mosignor Jefferson Wicks (Josh Brolin), pastor setempat.

Wicks yang gayanya cenderung megalomania itu sengaja menguji kesabaran Jud–kesal nggak, sih, isi pengakuan dosanya selalu tentang frekuensi masturbasinya. Gaya khotbah Wicks yang kadang terlalu radikal dan seenaknya membuat lingkaran jemaatnya pun berkurang.

Pastor muda idealis vs pastor yan haus kekayaan dengan rahasia tersendiri. Foto: Netflix

Mereka adalah Martha (Glenn Close), asistennya yang patuh; Samson (Thomas Haden Church), penjaga lingkungan gereja dan kekasih Martha; Vera (Kerry Washington), pengacara yang merasa terpaksa membesarkan anak haram ayahnya, Cyrus (Daryl McCormack), YouTuber oportunis; penulis buku Lee (Andrew Scott) yang sedang buntu ide; Nathaniel (Jeremy Renner), dokter yang patah hati ditinggal selingkuh istri, serta Simone (Cailee Spaeny), pemain cello terkenal yang cedera, dan mendonasikan kekayaannya untuk gereja Wicks.

Ketika usai khotbah pada Jumat Agung Wicks ditemukan tewas di depan Romo Jud dan para jemaatnya, kepala polisi Geraldine (Mila Kunis) minta bantuan Benoit Blanc untuk menyelidikinya, karena bukti-bukti mengarah kepada Romo Jud.

Dengan gaya khasnya, Blanc pun menyelidiki kematian Wicks, yang melebar tentang cerita masa lalu Wicks dan di mana sang kakek, yang dulunya juga pendeta, menyembunyikan warisannya.

Meski menampilkan dua sosok pendeta, Wake Up Dead Man tak melibatkan ‘intervensi ilahi’ dalam bentuk apa pun–kecuali akting Blanc agar sang pelaku mengaku suka rela.  

Siapa di antara mereka yang membunuh Monsignor Wicks? Foto: Netflix

Observasi lebih penting dalam menuntaskan misteri pembunuhan ini, serta kegigihan Romo Jud membantu Blanc–bukan untuk membersihkan namanya, tapi demi mencari keadilan bagi Wicks, dan gereja yang ditinggalkannya.

Romo Jud, yang digambarkan dulunya petinju dengan masa lalu kelam, dihadirkan Josh O'Connor dengan apik. Ada kalanya penonton merasa Romo Jud memang pelakunya, tapi makin lama terkuak mulianya Romo Jud dalam adegan yang simpel dan tidak dipaksakan.

Kisah Benoit Blanc dan misteri pembunuhan yang diselidikinya dalam seri Knives Out adalah versi modern Agatha Christie dengan sentuhan Rian Johnson.

Ceritanya padat, memiliki beberapa mode pencahayaan (termasuk setting ala ‘cahaya ilahi’) saat adegan di gereja untuk menegaskan tindakan Blanc dan Romo Jud, serta menghadirkan banyak tokoh agar penonton penasaran siapa pelakunya. 

Kepala polisi Geraldine minta bantuan Blanc sebelum menciduk Romo Jud. Foto: Netflix

Dibandingkan dua film sebelumnya, Rian Johnson sedikit saja memberikan bumbu humor (dijamin ngakaknya universal!). Namun ia menyuguhkan ironi keimanan di dunia modern; apakah iman yang kuat perlu dipakai dalam melawan dunia, atau justru kita perlukan untuk merangkul dunia yang berubah.

Di akhir film, kita jadi tak terlalu peduli pada siapa pembunuh Monsignor Wicks dan rahasia-rahasia lain yang terungkap. Kita justru ingin tahu bagaimana Romo Jud melanjutkan idealismenya menyebarkan iman yang menguatkan jemaatnya–diiringi tatapan bangga Blanc, yang mengaku sesat.
 

Zornia Harisantoso


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?