
Fredrik Backman/Naura Books
Namanya Ove dan para tetangga menyebutnya the bitter neighbor from hell. Pria tua itu tidak sudi tersenyum pada siapa pun, apalagi menjalin pertemanan. Ia lebih suka menyendiri dan menghabiskan waktu dengan meyakini kebenaran, mobil Saab, dan Sonja. Ini bukan kisah murung, melainkan sesuatu yang menghangatkan hati. Bermula dari ‘kecelakaan’ tetangga yang berujung pada rusaknya kotak surat Ove, penulis seakan mengajak Anda mengupas lapisan demi lapisan kehidupan pria tua itu. Tiap gurat keriput di wajahnya mewakili kejadian-kejadian yang membuatnya menjadi seperti sekarang.(f)


