
Memasuki tahun ketiga, Inacraft Oktober hadir dengan terobosan-terobosan baru yang membawa penyegaran pada penyelenggaraan pameran kerajinan terbesar di Indonesia ini.
Sejak tahun 2022, Inacraft yang sebelumnya berlangsung satu kali setahun menjadi dua kali dalam setahun. Langkah ini dilakukan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) sebagai penyelenggara Inacraft untuk mengembalikan kebangkitan UMKM kriya yang sempat terpuruk di masa pandemi dengan membuka pasar lebih luas lewat pameran.
"Dengan hadirnya Pameran Inacraft, ASEPHI berusaha maksimal memperjuangkan harkat martabat dan kebangkitan UMKM dari sejak pandemi hingga sekarang. ASEPHI juga mendukung langkah-langkah dan upaya yang dilakukan pemerintah yakni Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam rangka melindungi UMKM agar tetap eksis dan berkembang di dalam negeri dan luar negeri," kata Ketua Umum BPP ASEPHI, DR. Muchsin Ridjan.
Lebih lanjut, DR. Muchsin Ridjan menjelaskan, pameran Inacraft Oktober mencoba keluar dari pakem yang masif dan konvensional. "Kami mencoba terobosan konsep ke visual dengan segment memfasiltasi generasi Z," ungkapya dalam acara konfrensi pers di Jakarta Convention Center (JCC), 1 Oktober 2024.
Inacraft Oktober tahun ini mengangkat tema Youthpreneurs, Make It At Market dengan tagline Totally Different. Sesuai tema tersebut, Inacraft Oktober mengajak lebih banyak lagi jenama milik anak muda untuk berkolaborasi, dengan pasar Gen Z. Tidak hanya youthpreneur dari Jakarta, tapi juga daerah lain di Indonesia seperti Aceh, Sumatra Barat, dan masih banyak lainnya.
Produk apa saja yang dipamerkan di Inacraft Oktober 2024? Berasal dari 7 kategori bahan baku yaitu keramik, serat alam, logam, batu-batuan, tekstil, kayu dan bahan lainnya, produk yang dipamerkan antara lain batik, tradisional tekstil, fashion muslim, tenun, songket, bordir, dekorasi rumah, perhiasaan, aksesori, kebutuhan rumah tangga, pernak-pernik, peralatan travel, juga kado dan rupa-rupa.
Pameran Inacraft Oktober 2024 menargetkan 100 ribu pengunjung dengan target transaksi retail sebesar Rp5 miliar dengan kontak dagang diharapkan mencapai 1 juta dolar AS.

Resmi dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM
Inacraft Oktober 2024 resmi dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki pada 2 Oktober 2024 di JCC. Ajang pameran yang akan berlangsung selama 5 hari hingga 6 Oktober 2024 ini menghadirkan 897 booth yang tersebar di Hall A, B, dan C. Booth ini terdiri atas 27 BUMN, 4 Kementerian, 80 dinas, dan 785 individu.
Kali ini ASEPHI melakukan kurasi peserta pameran yang lebih ketat melalui zona berdasarkan jenis produk. Tujuannya tentu saja untuk memudahkan buyers dalam mencari produk-produk berkualitas di area pameran.
Terdapat 8 Zoning Area yang menarik untuk dikunjungi. Dimulai dari area Main Lobby yang menjadi pusat dari ikon Inacraft Oktober, yaitu Youthpreneur & Craft, kita bisa beranjak ke Assembly Hall yang diisi oleh produk-produk perhiasan dan aksesori. Cendrawasih Hall dipadati oleh ragam kain ikat, songket, dan lainnya. Sedangkan Hall A dan Promenade khusus untuk batik dari seluruh Nusantara. Di Hall B, produk lebih beragam, kombinasi antara batik, tas dan kebaya.
Plenary dan Connecting Plenary menyajikan rupa-rupa, seperti pernak-pernik untuk kado, hingga dekorasi rumah. Khusus F&B, terdapat area Talam Inacraft Tasty Indonesia yang berlokasi di Mezzanine dan Hall B, menyuguhkan beragam makanan dan minuman dengan sentuhan cita rasa Indonesia dari 71 booth.
Inacraft Oktober juga menghadirkan berbagai program seperti Model Hunt (Kids & Teenagers), Young Fashion Design Competition, fashion show, cultural performances, workshop dan talk show, serta Appreciation Night.
Yuk, berkunjung ke Inacraft Oktober dan dukung produk kerajinan dalam negeri! (f)
Faunda Liswijayanti
Topic
#inacraft, #pameran, #craft, #wanitawirausaha, #wanwirfemina




