Profile
Restu Anggraini Membuka Peluang Kolaborasi

13 Jun 2016


Foto: Dok. Restu Anggraini,

“Tidak ada kata terlambat untuk meraih mimpi.”ujar Restu Anggraini. Ia dikenal sebagai desainer dengan gaya hijab sederhana menggunakan kerudung atau pashmina polos.
 
Wanita yang akrab dipanggil Etu mengawali kariernya di bidang event organizer pada tahun 2010. Pada saat itu, ia bersama kedua temannya mengumpulkan dana sebesar Rp3 juta dan memberanikan diri memulai bisnis ini. Mereka mendesain gaun, outerwear, celana, dan rok yang masing-masing berjumlah tak lebih dari 10 potong.
 
Setelah memasuki tahap trial and error, mereka memberanikan diri untuk menjualnya melalui Facebook. Berbagai tanggapan positif memacu semangat mereka untuk menekuni bisnis ‘sampingan’ tersebut. Sayang, pada tahun 2011 kedua sahabatnya itu harus mengundurkan diri karena mutasi pekerjaan.
 
Etu lalu memperdalam ilmu mode di ES MOD pada tahun 2011 dan mematenkan merek dagangnya ke Dirjen HAKI . Kini, ia memiliki dua brand busana muslim: RA by Restu Anggraini, busana muslim sehari-hari, dan ETU , busana muslim formal.
 
Busana tersebut dipasarkan secara online melalui media sosial, e-commerce dan toko fisik miliknya di District 12, FX Sudirman, Jakarta Selatan. Etu dapat menjual minimal 1500 potong busana dalam sebulan.
 
Dewi keberuntungan memang sedang berada di pihaknya. Ia tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menampilkan koleksi ETU pada Mercedes Bens Fashion Week Tokyo 2015. Koleksinya tak hanya memperoleh tanggapan positif dari fashionista Tokyo dengan tampil di berbagai halaman mode ternama Jepang tapi juga memperbesar peluangnya untuk berkolaborasi dengan beberapa perusahaan tekstil di negara Sakura tersebut.
 
Beberapa waktu lalu, Etu kembali memperkenalkan koleksi terbarunya: La Voyageuse, yang berarti ‘perjalanan’, dalam Bahasa Prancis. Ia menggunakan bahan ultra sweat yang diproduksi oleh Toray, perusahaan tekstil asal Jepang. Bahan ultra sweat sangat berkualitas dan sering digunakan sejumlah brand ternama, seperti Louis Vuitton, Issey Miyake hingga Hugo Boss.
 
“Bahannya dapat menyesuaikan diri dengan suhu ruangan. Jika udara dingin, bahan tersebut akan menghangatkan tubuh, dan sebaliknya,” ungkap desainer asal Bandung yang sedang mendalami proyek membuat material khusus busana muslim bekerjasama dengan Toray. (f)
 


Topic

#desainerindonesia

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?