
Dok. Sony Music Indonesia
Sepuluh tahun sudah Cantika bernyanyi bersama Gamaliel Tapiheru dan Audrey Tapiheru dalam trio GAC. Lebih dari 30 lagu dan tiga album menjadi teman setia yang membawanya kian dikenal publik. Bahkan melalui GAC pula ia menerima penghargaan Grup Vokal Pop Terbaik dari Anugerah Musik Terbaik pada tahun 2017, Group of The Year dari Indonesian Choice Awards 2017 dan penghargaan-penghargaan lainnya.
Namun, perjalanan panjangnya bersama kedua sahabat harus berhenti sementara. Setelah sepuluh tahun menghabiskan waktu bersama dengan GAC, trio ini pun pada akhirnya memutuskan untuk vakum pada 2019. Ini menjadi momen bagi ketiga personil untuk bisa mengembangkan karier solo mereka secara lebih mendalam.
Bagi Cantika ini adalah jalannya untuk menemukan jati dirinya yang lain lewat musik yang bisa ia eksplorasi secara lebih bebas dan personal. Sebuah kesempatan langka untuk menuangkan ego sebebas-bebasnya dalam bermusik.
Termasuk ketika memilih orang-orang baru untuk bekerja sama, demi memberikan ide-ide segar bagi Cantika dalam perjalanannya menemukan jiwa bermusik yang sesungguhnya.
"Aku tuh orangnnya well planned. Tapi pada saat solo karier, aku harus mengambil risiko besar untuk bekerja dengan orang-orang baru yang sebelumnya tidak pernah bekerja dengan GAC. Kesempatan ini mudah-mudahan bisa membantu aku mengubah image Cantika yang punya napas berbeda dengan GAC," tutur wanita bernama lengkap Abigail Cantika ini.
Dengan strategi dan proses produksi yang berbeda, akhirnya lahirlah karya baru sang Cantika sebagai seorang solois. Bertajuk Start Over, lagu yang ditulisnya bersama Kamga, menjadi jalan pembukanya untuk mengeksplorasi dunia baru.
Jika GAC lebih terasa Pop RnB dengan vibe yang ceria dan penuh semangat, Cantika ingin menghadirkan warna dan napas yang berbeda pada karyanya.
"Vibe-nya masih RnB tapi lebih dreamy, ngawang." ujarnya menjelaskan lagu pertamanya sebagai solois setelah GAC vakum.

Dok. Sony Music Indonesia
Cantika tak ingin membatasi dirinya pada genre-genre tertentu. Tanpa ragu ia ingin menyalurkan semua referensi yang pernah didengarnya sebagai ide yang memengaruhinya saat menulis lagu, memilih melodi, hingga ornamen musik. Ia pun mendeskripsikan warna dirinya sebagai musisi RnB Soul.
Namun, menghabiskan waktu satu dekade bersama Gamaliel dan Audrey dan akhirnya berjalan seorang diri, tak semudah membalikkan telapak tangan. Selama bertahun-tahun aktivitasnya bersama GAC bagi Cantika sudah seperti rutinitas. Menulis lagu bersama, bernyanyi bertiga di panggung, hingga kompak tampil di berbagai kota.
Namun, ketika GAC memutuskan untuk vakum terlebih dahulu, sempat membuat wanita kelahiran 12 Juli 1993 ini sempat merasa seperti kehilangan pegangan karena tak bisa membaca situasi ke depannya. Hal ini tentu membuatnya sempat sulit beradaptasi.
"Terasa banget saat transisi dari bertiga ke sendiri. Biasanya selalu bareng-bareng, sekarang serba sendiri. Pekerjaan rumahnya pun jadi triple," paparnya.
Cantika memberikan contoh. Jika ketika masih jadi personil GAC ia menyanyi dengan suara 2, saat bernyanyi solo ia lupa bahwa tak ada teman yang menyanyikan lagunya dengan suara 1 dan suara 3.
"Jadi awal-awal aku nyanyi sendiri tuh banyak banget trial and error-nya. Dan fase adaptasinya juga super duper berantakan," ceritanya.
Susahnya beradaptasi tak hanya terjadi di atas panggung, di balik layar Cantika juga harus membiasakan diri dalam dalam proses pembuatan lagu. Jika biasanya dalam proses penulisan lagu dan rekaman ia bisa bertukar ide dan pikiran dengan Gamaliel dan Audrey, kini ia harus mandiri menggarap lagunya sendiri.
"Ada saat-saat merasa enak dulu ada orang yang bisa bantuin atau di atas panggung rame-rame. Kalau sekarang semuanya jadi sendiri," tambahnya.
Dalam masa transisinya, bahkan Cantika mengaku kerap menangis. Ia berjibaku dengan kebingungannya memilih warna musik seperti apa yang akan ia ciptakan saat bersolo karier. Apakah lagu yang akan disukai banyak orang namun tak menggambarkan siapa dirinya sepenuhnya atau lagu yang memang ia jiwai tapi ia tahu betul tak akan banyak disukai para penggemarnya terdahulu di GAC.
Pada akhirnya, kekhawatiran yang sempat berkecamuk dalam pikirannya itu menemukan jawabannya sendiri. Kendati kini bersolo karier dengan tantangannya sendiri, Cantika mengaku jalan kariernya kini memberikan kesenangan sendiri.
"Aku seperti merasakan perjalanan baru, bebas menunjukkan ego tanpa harus menahannya. Aku diberi wadah untuk menunjukkan pada banyak orang warna Cantika yang sesungguhnya," papar Cantika.
Diakui Cantika pula, bahwa ia tak pernah menyesal telah melewati momen 'kebingungannya' tersebut. Ia sempat bergumul dengan pemikiran untuk menghadirkan karya yang 'lebih keren' dibandingkan dengan orang lain. Namun dengan berjalannya waktu, ia justru hanya ingin jujur dengan dirinya sendiri. (f)
BACA JUGA :
Beban Lagu Ikonik Galih dan Ratna Bagi Trio GAC
Image Monokrom GAC
Topic
#Cantika, #GAC


