
Foto: Instagram/ElonMuskk
Ia dikenal sebagai sosok visioner yang bercita-cita merintis kehidupan antar-planet. Sebuah ambisi besar yang diawali dengan menjual semua rumahnya di planet bumi?
Sepak terjang miliarder Elon Reeve Musk tak pernah luput dari kontroversi. Seolah ingin menunjukkan bahwa planet bumi bukanlah satu-satunya alternatif tempat tinggal manusia, pria terkaya kedua di dunia dengan total kekayaan mencapai 165 miliar dolar AS ini menjual semua rumah miliknya dan memilih tinggal di rumah knock down sewaan seluas 37 meter persegi di Boca Chica, Texas. Lokasi rumahnya dekat dengan kantor pusat SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa yang dirintisnya sejak 2002.
Kontras dengan imajinasi orang tentang gaya hidup seorang miliarder, rumah mungil Elon hanya terdiri atas 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan ruang duduk merangkap dapur. Coba bandingkan dengan mansion mewah miliknya yang awal Juli 2021 lalu dipasarkan seharga 37,5 juta dolar AS! Mansion berusia lebih dari 100 tahun yang terletak di Bay Area, San Francisco, itu memiliki 10 kamar tidur, 1 ballroom, garasi untuk 11 mobil, dan halaman luas dengan jalur hiking sendiri.
Aksi penjualan properti besar-besaran ini mulai dilakukan Elon sejak pertengahan tahun lalu. Pada Mei 2020, pria yang memiliki tiga kewarganegaraan (Amerika Serikat, Kanada, dan Afrika Selatan) ini membuat pengumuman melalui akun Twitter-nya @elonmusk, bahwa ia akan menjual semua harta miliknya dan memutuskan tidak punya rumah.
Kebutuhan dana sudah pasti bukan faktor yang mendasari keputusan pria 7 anak ini untuk melego semua propertinya. Sebab, pada pertengahan 2020 harga saham Tesla, perusahaan otomotif milik Elon, justru tengah melesat tinggi dan menjadikan pria yang dijuluki The Real Life Iron Man ini salah satu orang terkaya di dunia. Padahal, pada akhir 2019 nama Elon bahkan tidak termasuk dalam daftar 50 orang terkaya di dunia.
Dalam suatu wawancara, pria kelahiran Pretoria, Afrika Selatan, 28 Juni 1971, ini mengaku bahwa salah satu hal yang membuatnya memutuskan melakukan downsizing adalah untuk meredam kehebohan orang terhadap status miliardernya. Selain itu, setelah dipikirkan masak-masak, Elon merasa bahwa ia tidak pernah benar-benar membutuhkan rumah. Baginya, punya rumah lebih terasa sebagai beban dan bukan kebutuhan, apalagi kesenangan.
“Saya punya beberapa rumah bagus, tapi jarang ditempati karena sering bepergian. Selama ini kalau tidak menginap di pabrik, ya, saya tidur di kamar hotel. Makanya, sekarang saya memutuskan untuk tidak punya rumah saja dan mau fokus memikirkan hal-hal lain yang lebih penting,” ungkap pria, yang tak lama lagi akan menerbangkan 2 astronot NASA ke bulan dengan roket buatan SpaceX.
Tapi, belakangan ada kabar yang menyatakan bahwa pasangan Elon, Claire Elise Boucher alias Grimes (musisi asal Kanada), sebenarnya tidak setuju dengan keputusan Elon untuk menjadi ‘homeless’. Kehadiran putra pertama mereka yang kini berumur 1 tahun menjadi alasan utama.
Let’s wait and see, apakah Elon akan bersikukuh untuk tidak punya rumah atau kembali membeli ‘sarang’ mewah untuk didiami bersama orang-orang tercinta. (f)
Baca Juga:
Gwen Stefani & Blake Shelton, Cinta Lokasi di Usia Matang
Kelly Clarkson, From Zero to One Hundred
Cristiano Ronaldo, Orang Pertama di Dunia yang Raih 300 Juta Follower di Instagram
Topic
#elonmusk, #spacex, #miliarder




