Ospek Asrama
“Kampus saya, tuh, penghuninya cewek semua dan mayoritas tinggal di asrama kampus. Walau sudah nggak ada ospek kampus, nggak berarti kami bebasdari senioritas. Justru di asrama kami diospek senior. Lagi nyenyak-nyenyaknya tidur, ada yang mengetuk pintu kamar dengan keras. Lalu kami disuruh mengelilingi pos-pos di dalam kampus.
“Awalnya,sih, kesal tapi di akhir ospek saya melihat senior berubah jadi ramah dan seru banget. Antara senior dan junior di kampus pun makin akrab.”
FANNYRIVERA, 23, sekretaris
Dikerjai Berbagai Angkatan
“Senior sering mengajak mahasiswa baru nongkrong bareng agar lebih akrab.Tapi saya sering kabur, tuh, kalau diajak nongkrong—waktunya sampai malam, sih.
“Adapula kegiatan inagurasi yang diikuti berbagai angkatan. Masing-masing angkatan membuat pos dan kami harus mendatanginya. Kami sebagai mahasiswa baru dikerjai di setiap pos.
“Pernah, nih, saya dikerjai disuruh minum vodka segelas besar. Meski takut tapi akhirnya saya berani meminumnya. Untung bukan vodka melainkan hanya air putih. Katanya nggak mungkinlah saya disuruh minum vodka betulan, kan, harganya mahal, he he he.” RACHMIASTRIANDINA, 24, artistik
KampusHeterogen
“Saat kuliah adalah pertama kalinya saya berada di universitas negeri. Dikampus inilah saya merasakan suasana heterogen. Berbagai suku berkumpul di kampus ini.
“Diakhir ospek kampus, saya dan 29 orang lainnya bermalam di Puncak. Kami ditempatkan dalam satu kamar selama tiga hari. Saking padatnya acara, kami nggak mandi—jorok, ya. Tapi terasa banget, deh, kekompakannya. Nggak heran hingga saat lulus kuliah pun kami tetap menjalin hubungan.” MONICA, 23, jurnalis
MahasiswaSolo
“Saya sempat nggak memiliki teman saat di kampus. Makanya setiap kuliah usai, saya langsung pulang plus berbagai tugas saya kerjakan sendiri.
“Suatu saat saya pulang bareng teman kampus, dan curhat kesendirian sayagara-gara nggak ada yang mau berteman dengan saya. Teman malah bilang, semua orang mengira saya pemilih dan nggak mau bergabungdengan mereka.
“Mulaisaat itu saya menyediakan waktu berkumpul dengan teman-teman setelahkuliah usai. Rugi, kan, kalau kita nggak memperbanyak teman saatkuliah.” DESTRY ARTHAMALIZA, 22, Mahasiswa CC
cc


