
Klik artikel ini untuk tahu maknanya
Uniknya, bubur ini juga muncul di meja-meja perayaan Hari Kemerdekaan. Warna gula merah dan santan dikaitkan dengan merah-putih kita.
Sajikan di tengah keluarga, yuk! Mudah dan murah! Sembari sampaikan makna bubur tradisional ini agar ceritanya lestari.
BUBUR MERAH PUTIH
Wangi santan segar cukup khas, sehingga banyak yang membuatnya dengan versi peras kelapa sendiri. Pekat cokelatnya tergantung bahan baku gula merah. Bisa disajikan dengan santan dipisah.
Untuk 10 – 12 porsi
Kuah:
500 ml santan kental
1 lembar daun pandan
½ sdm tepung maizena
½ sdt garam
Beras:
250 g beras ketan putih
250 g beras biasa
1,5 L air
1 L santan sedang
1 sdt garam
Air gula:
200-250 g gula merah
250 ml air
2 lembar daun pandan, simpulkan
1/ Kuah: Aduk semua bahan hingga maizena larut. Masak di atas api kecil sambil diaduk hingga matang. Angkat, sisihkan di suhu ruang.
2/ Beras: Rendam semua beras semalaman (atau, min. lima jam). Tiriskan setelahnya.
3/ Air gula: Rebus semua bahan hingga gula larut. Angkat, sisihkan.
4/ Beras: Masak beras yang sudah direndam bersama 1,5 L air. Aduk terus di atas api kecil hingga air terserap sempurna.
5/ Masukkan santan dan pandan. Aduk terus hingga lunak. Sisihkan ¾ bagiannya. Untuk sisanya, campur dengan air gula. Aduk terus hingga berubah warna. Angkat.
6/ Penyajian: Bagi-bagi bubur merah ke mangkuk saji. Sendokkan bubur putih di atasnya. Tuangi santan. Sajikan hangat. (f)
Foto: Dok.Shutterstock
Baca juga:
Berekplorasi di Dapur Saat Pandemi, Nicholas Saputra Pede Dengan Masakannya
Seberapa Pedasnya Buldak Sauce Varian Extreme? Fans Kfood Perlu Tahu
Perluas Popularitas Daging Asap, RAMUASAP Authentic Smokehouse Dibuka di Kemang
Trifitria Nuragustina
Topic
#jualbuburmerahputih, #bubursengkolo, #indonesianfood




