Money
Tiga Langkah untuk Persiapkan Dana Pensiun

24 Jun 2020


Foto: Pexels

 
Saat ini dunia sedang dihadapi sebuah tantangan, yaitu pandemi COVID-19 yang tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat secara global, tetapi juga pada perekonomian dan sektor bisnis. Dampak pada sektor bisnis ini yang mengakibatkan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pekerja secara serentak di berbagai industri.

Di Indonesia, berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan melalui Dirjen Pembinan Pelatihan dan Produktivitas, jumlah pekerja yang terkena PHK mencapai 2,8 juta jiwa. Bila mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kepesertaan dana pensiun pekerja, di Indonesia masih banyak perusahaan yang belum mempersiapkan program dana pensiun bagi karyawannya.

Ini mengakibatkan sebuah permasalahan saat mereka tidak memiliki modal lagi dan harus merumahkan karyawan. Sehingga mereka menghadapi kesulitan untuk dapat membayar nilai total pesangon yang tidak rendah kepada karyawan yang telah bekerja belasan hingga puluhan tahun. 
 
Menghadapi kenyataan tersebut, Aliyah Natasha CFP MSc, financial planner & educator mengungkapkan pentingnya menabung guna persiapkan dana pensiun.
 
“Sangatlah penting untuk menata gaya hidup sehari-hari kita. Ini karena, kita hidup tidak hanya untuk hari ini saja. Kemudian, penting untuk mengatur kembali prioritas dan tujuan hidup di masa depan. Ini termasuk cita-cita yang ingin dicapai untuk membangun masa depan. Uang adalah oksigen yang membuat sendi-sendi kehidupan bergerak. Oleh sebab itu, menabung adalah sebuah kewajiban mendasar,” ujarnya.
 
Aliyah memberikan tiga poin pembelajaran sederhana akan pentingnya melakukan perubahan kecil yang dapat berdampak besar pada penghematan uang untuk menabung dana pensiun.
 
Pertama, mulai membuat perencanaan sederhana. Rencana tersebut harus dapat menjawab pertanyaan seperti nilai total kebutuhan hidup masa pensiun, audit jumlah aset dan liabilitas yang dimiliki, cek habit investasi dan biasakan untuk pantau, serta ketahanan sumber dana masa pensiun.
 
Kedua, penting memiliki attitude yang berperan kunci dalam kesuksesan perencanaan dana pensiun tersebut.

“Disiplin untuk meng-edit dan mengaudit gaya hidup dengan mengutamakan gaya hidup sehat, membangun life goals yang baru, belajar hidup sederhana, dan proaktif dalam mencari berita, informasi, serta informasi agar melek investasi, menjadi kunci pemahaman guna membangun kelangsungan kesejahteraan hidup kita dan keluarga,” jelas Aliyah.
 
Ketiga, lakukan beberapa hal konkrit yang dapat segera direalisasikan saat ini juga, yaitu mencakup persiapan dana darurat, melek investasi, pivot skill untuk mendapatkan penghasilan tambahan, dan proteksi.

“Proteksi ini mencakup proteksi jiwa, kesehatan, diri, maupun kesejahteraan secara maksimal,” tutup Aliyah.(f)
 

 

BACA JUGA:
Generasi Sandwich, Lakukan 4 Langkah Ini Agar Keuangan Tetap Lancar
4 Alasan Yang Membolehkan Anda Menggunakan Dana Darurat!
Tipe Kepribadian Pengaruhi Pengaturan Keuangan, Anda Termasuk Si Hemat atau Si Boros?

 

 


Topic

#danapensiun, #danadarurat, #tabungan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?