Money
Mengatur Biaya Pernikahan

3 Jan 2017


Foto: Fotosearch

Menikah menjadi salah satu target banyak orang di tahun baru. Jika kita berencana menikah satu tahun lagi menggunakan biaya sendiri, biaya apa saja yang harus diprioritaskan? Lalu, berapa besar tabungan yang harus disisakan setelah urusan pernikahan selesai?
                          
Langkah pertama, Anda harus memisahkan tabungan untuk pernikahan dengan tabungan reguler. Tujuannya agar tidak tercampur dengan dana kebutuhan lain. Rincikan dengan detail pengeluaran biaya pernikahan Anda. Prioritaskan dana pernikahan untuk hal-hal utama misalnya, biaya sewa gedung, katering, dan urusan catatan pernikahan di KUA.
 
Usahakan tidak memakai semua tabungan untuk pernikahan. Sisakan sedikitnya 10 persen tabungan untuk pegangan Anda. Misalnya, biaya menikah Rp 50 juta, sisakan Rp 10 juta di tabungan Anda. Prioritas keuangan selanjutnya setelah menikah, yaitu mengumpulkan tabungan dengan tujuan dana darurat sejumlah enam kali pengeluaran bulanan Anda dan pasangan. Jika sudah terkumpul, baru, deh, Anda bisa membicarakan tujuan keuangan di masa depan selanjutnya. (f)
 
Baca juga:
Bijakkah Meminjam Dana untuk Pernikahan?
Menjelang Kelahiran Anak, Lakukan Persiapan Berikut!
Dana untuk Meminjamkan Uang


Topic

#danamenikah

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?