Money
BPS Sebut Ekonomi Indonesia Minus Dua Kuartal Berturut-Turut, Ini Kiat Mengatur Keuangan Di Masa Resesi

6 Nov 2020


Foto: Freepik


Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia triwulan III-2020 terhadap triwulan III-2019 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 3,49 persen (y-on-y). Setelah pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen.

Walaupun pertumbuhan ekonomi disebut negatif, namun secara kuartal (qtq) ekonomi Indonesia mengalami kenaikan sebesar 5,05% pada triwulan III-2020. Ini memperlihatkan adanya tanda-tanda pemulihan yang signifikan.

Kepala BPS, Suhariyanto seperti dikutip dari Tempo.com (Kamis, 5 November 2020) mengatakan terjadinya perbaikan ekonomi yang cukup signifikan ini bisa menjadi modal bagus untuk melangkah ke triwulan IV 2020.

Meski begitu, kondisi ekonomi Indonesia yang minus dalam dua kuartal berturut-turut resmi menempatkan Indonesia dalam jajaran negara-negara yang mengalami resesi akibat pandemi COVID-19. Sebelumnya beberapa negara Eropa seperti Perancis dan talia, Amerika Serikat, dan negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Singapura dan Filipina lebih dahulu mengalami resesi ekonomi. 

Dilansir Forbes, resesi merupakan kondisi terjadi penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. 

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, kepada Kompas.com mengatakan resesi akan berdampak secara langsung terhadap daya beli masyarakat yang menurun. Hal ini mengartikan kebutuhan masyarakat dan pendapatan tidak sebanding. 

Resesi juga bisa menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di berbagai sektor. Meski begitu, menurut Bhima, harga pangan akan berbeda dari krisis 1998, di mana pada saat itu terjadi inflasi hingga 70 persen. "Sementara di 2020 ini yang terjadi adalah deflasi, di mana harga pangan justru menurun," ujar Bhima. 

Baca Selanjutnya: 7 Tip Atur Keuangan Saat Resesi


Faunda Liswijayanti


Topic

#uang, #corona, #tipkelolauang

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?