Lifestyle
Narasi 12 Persona dalam Racikan Koktail Istimewa di The Golden Tooth

9 Oct 2025

Setiap orang punya bar andalan untuk menikmati koktail favorit; entah karena suasana bar yang nyaman (pergi sendiri juga oke) hingga karena punya deretan racikan koktail yang menangkap narasi perjalanan hidup atau kenangan tertentu kita.

Di The Golden Tooth, bar di Jakarta Selatan yang masuk Asia's 50 Best Bars Extended List 2025, setiap pelanggan ikut membentuk bar ini sejak berdiri tahun 2023.

Begitu pula dengan 12 + 1 persona (ada couple) yang tak hanya salah satu co-founder dan staf The Golden Tooth, tapi juga pelanggan yang membawa cerita tersendiri lewat kepribadian dan keseruan mereka di The Golden Tooth.

Lahirlah koleksi The Golden Dozen, 12 koktail terinspirasi para persona yang merupakan experienced drinkers, terdiri atas 10 pelanggan dan 2 staf senior dan junior bar ini.

Yalla By The Fire, The 50$ Drink, Soy Story. Foto: @sip_sensei/@thegoldentoothbar

Kenny Soetomo, Co-Founder & Head Bartender The Golden Tooth, kemudian menginterpretasi memori dan narasi tersendiri masing-masing persona ke dalam deretan koktail istimewa.

Ada yang memadukan beberapa minuman favorit sang persona, menangkap kenangan sang persona yang sering melanglang buana, kesibukan sang persona, hingga reka ulang dari cerita kedekatan sang persona dengan The Golden Tooth sejak awal.

Kedua belas kolaborasi ini menyajikan variasi rasa; dari asam, manis, tajam, hingga gurih dengan beragam bahan unik; sama bervariasinya dengan profesi para persona; dari chef, desainer fashion, hingga pengusaha.

Contohnya, untuk koktail New Amsterdam, Kenny menambahkan keju dan pala. Sementara Electric Souls memasukkan cita rasa jalapeño dan midori atau honey dew.

Lalu untuk Soy Story, Kenny menyiapkan bahan-bahannya selama 72 jam, "Tapi dihabiskan hanya dalam 5 menit, ha ha." Koktail ini disajikan dengan cakwe modern, menginterpretasikan kenangan sang persona akan tempat tinggalnya dulu.

Koktail Yalla By The Fire juga menuntut keterampilan tinggi karena dipanaskan, serta dihidangkan dalam gelas yang umumnya untuk menyajikan teh Türkiye. Koktail ini merekonstruksi memori sang persona akan kehangatan berkumpul bersama keluarga.

Menurut Kenny, The 5th Element paling menantang, karena dia harus bisa memadukan soy sauce dan nori. Sesapan pertama koktail ini sangat umami, sebelum beralih ke rasa tajam tequila.

Kenny Soetomo sedang meracik Iron Sky dan Yalla By The Fire; Menu-Zine yang collectible! Foto: Dok. Femina

The Golden Dozen memiliki intensitas alkohol berbeda-beda, dari yang ringan hingga yang kuat dan paling kompleks, seperti The 50$ Drink, yang sesuai namanya, jadi koktail kolaborasi paling mevvah (disajikan dalam gelas mahal pun).

The Golden Dozen tersedia di The Golden Tooth menemani deretan koktail Classics maupun All Time Favorites.

The Golden Tooth juga merilis Menu-Zine For the People, By the People yang collectible, seakan mengobati kerinduan kita akan makin jarangnya majalah fisik.

The Golden Tooth
Jln. Adityawarman No.71, Jakarta Selatan

Baca juga:
The Balvenie Hadirkan The Makers Project Bersama Studio Lianggono, Rayakan Esensi Tradisi Pembuatan Wiski Terbaik
Monica Karina Wakili Indonesia di Sesi Kreatif Bareng Anderson .Paak untuk Jameson Distilled Sounds
Asia's 50 Best Bars 2025 Diumumkan di Macau, 4 Bar Indonesia Masuk Peringkat!

 

Zornia Harisantoso


Topic

#kuliner

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?