Career
Etiket Surat Mundur

12 Jul 2010

Ini dia, nih, hal yang harus kita perhatikan saat menulis surat pengunduran diri....

Untuk keluar dari perusahaan, perlu juga, dong, menggunakan cara elegan. Nah… hal itu bisa direpresentasikan dalam surat pengunduran diri kita, tuh.

Namanya surat pengunduran diri, jangan lupa juga menuliskan kapan hari terakhir kita bekerja dan alasan kita mengundurkan diri. Penting banget untuk nggak menuliskan pemaparan yang panjang-lebar. Seperti surat lamaran, yang paling disarankan adalah surat yang singkat, lugas dan jelas.

“Pada dasarnya, dengan keluarnya seseorang, perusahaan sudah berpikir ada sesuatu yang nggak beres. Nggak perlu ‘dipanas-panasi’ dengan sesuatu yang negatif lagi. Terutama dalam mengungkapkan alasan, sebaiknya jangan terlalu bertele-tele. Hindari memakai alasan negatif, misalnya mengungkapkan ketidakpuasan atau pengalaman buruk kita dengan kinerja perusahaan (walaupun mungkin memang itu kenyataannya),” kata Sri Adiati (Atiek), Junior Partner dari Experd.

Alasan pengembangan diri atau keperluan belajar bisa jadi alasan positif yang bisa digunakan dalam surat pengunduran diri. Akan lebih baik jika alasan yang kita berikan lebih mengacu pada diri sendiri, bukan pada orang lain atau perusahaan. Usahakan surat itu bersifat diplomatis. Jadi, kita ‘aman’ dari tuduhan menyalahkan orang lain atau perusahaan atas pengunduran diri kita.

Terlebih lagi, surat itu sifatnya tertulis dan pasti akan masuk dalam data perusahaan. Surat itu bakal jadi arsip yang tersimpan dalam jangka waktu lama (atau bahkan selamanya). Kalau nggak hati-hati, kita bakal meninggalkan dan ‘menyimpan’ kesan yang buruk di perusahaan itu. CC

 



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?