Biar hidup seimbang, kita harus bisa memaksimalkan waktu selama di kantor (plus sedikit memanfaatkan fasilitas kantor!). Ini triknya!
#1 Klik-klik
Lagi serius di depan komputer, tiba-tiba ada telepon customer service Bank X yang mengingatkan kita untuk segera membayar tagihan kartu kredit. Jadi ingat, deh, kalau masih ada beberapa tagihan lain yang harus segera dibayar. Mau izin ke luar kantor nggak mungkin, karena laporan kita ditunggu segera.
Tenang…. gunakan saja fasilitas internet dan telepon yang disediakan kantor. Sekarang, kan, sudah banyak bank yang menyediakan fasilitas pembayaran mau pun transaksi dengan telepon atau internet banking. Bahkan sekarang sudah ada SMS banking, tinggal ketik semua transaksi beres. Hemat waktu!
Ups!
Ternyata secara nggak sengaja atasan melihat kita sedang bertransaksi via internet. Kalau atasan nggak menegur, sih, segera selesaikan transaksi dan langsung kembali bekerja. Tapi kalau dia menegur, bilang kalau kita baru saja menerima telepon dari keluarga untuk segera mentransfer uang untuk keperluan yang sangat penting. Lain kali hati-hati, ya….
#2 Halo….
Nggak usah munafik, deh, beberapa kali—atau mungkin sudah nggak terhitung lagi—kita pasti pernah menggunakan telepon kantor untuk keperluan pribadi, kan? Kalau rekan-rekan kerja nggak peduli, mungkin karena mereka setali tiga uang dengan kita, kita bisa bernapas lega. Tapi yang bahaya kalau sampai atasan tahu. Gimana pun biaya telepon itu, kan, membebani kantor terlebih lagi waktu bekerja kita berkurang dipakai untuk ngobrol.
Malas banget, kan, dapat surat peringatan gara-gara kebiasaan yang satu ini. Ada caranya tetap aman menggunakan telepon untuk keperluan pribadi tanpa diketahui lingkungan kantor.Bicara dengan volume suara dan ekspresi yang normal saja. Saat ngobrol kita mesti bisa berakting dan menjaga ekspresi, walaupun teman kita lagi ngasih tahu gosip hot, usahakan ekspresi kita tetap datar. Jangan sampai keasyikan, kecuali orangtua kita yang punya perusahaan.
Ups!
Kalau ketahuan nggak perlu gugup, bilang saja kalau itu salah satu klien potensial dan kita sedang membicarakan kemungkinan kerja sama. Jangan menambahkan pernyataan-pernyataan yang bombastis, nanti malah ketahuan bohongnya. Satu lagi, nih, pikir-pikir lagi kalau mau ngegosip, bukan nggak mungkin ada yang mendengarkan pembicaraan kita dari telepon lain. CC Foto: Dok. Image DJ


