Hal remeh yang sering dilupakan.
Sudah bukan rahasia lagi kalau wawancara pekerjaan adalah hal paling kritis untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Tentu, supaya wawancara berlangsung lancar, Anda harus mempersiapkan fisik dan mental dengan maksimal. Meski sudah berusaha sebaik mungkin, kadang ada hal-hal kecil yang luput dari perhatian padahal penting untuk kelancaran wawancara Anda. Untuk itu, sebelum menghadiri wawancara, cek dulu:
Jangan hadir terlalu awal
Ketepatan waktu memang penting sebab menggambarkan profesionalitas Anda. Yang pas memang datang tepat waktu, bahkan sebelum, waktu wawancara. Tapi, tidak perlu terburu-buru datang setengah hingga sejam sebelumnya. Cukup 10 menit menjelang waktu wawancara. Jika terlalu awal, kehadiran Anda malah meberikan tekanan pada pewawancara. Seakan-akan dia diburu-buru padahal waktunya sudah padat. Anda juga tampak desperate untuk pekerjaan ini.
Dandan berlebihan
Memilih pakaian untuk wawancara yang tepat seperti membuat surat lamaran. Apa yang cocok untuk satu perusahaan belum tentu cocok untuk perusahaan yang lain. Apa yang dikenakan bisa menggambarkan pemahaman Anda tentang perusahaan bersangkutan. Persiapkan apa yang akan Anda kenakan dari beberapa hari sebelumnya dan berpakaian secukupnya. Jangan lupa supaya tampil bersih dan wangi.
Minum kopi beberapa jam sebelumnya
Mungkin Anda tipe yang mesti minum kopi untuk meredam rasa grogi. Tapi, hindari dulu minum kopi hingga beberapa menit menjelang wawancara. Jika tidak, beberapa kemungkinan yang bisa terjadi adalah baju Anda ketumpahan kopi sehingga penampilan jadi berantakan, efek kafein membuat Anda berdebar-debar dan gelisah saat wawancara atau berulang kali mesti bolak-balik ke kamar mandi, serta bau napas tidak sedap yang dihasilkan setelah meminumnya. Paling tidak, Anda tidak mengonsumsi kopi lagi sejam sebelum wawancara. Anda bisa mengganti pakaian yang terkena tumpahan kopi, pergi ke kamar mandi dulu, menenangkan diri, serta makan permen min untuk napas lebih segar.
Gunakan sepatu lama
Upayakan menghindari pakai sepatu baru. Memang terlihat bersih dan bagus, tapi risiko lecet juga lebih besar. Saat kaki terasa sakit, rasa percaya diri Anda juga bakal berkurang. Anda harus menahan sakit sambil terus menerus memikirkan bagaimana mengurangi rasa sakit. Anda tidak fokus lagi pada wawancaranya.
Jangan percaya rute transportasi Anda
Meski sehari-hari Anda sudah terbiasa melalui suatu rute tertentu, belum tentu saat hari H interview, kondisi jalanan sama dengan biasanya. Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi hari itu. Untuk menghindari terlambat sampai di tempat wawancara, coba berangkat sejam lebih awal dari waktu biasanya bila Anda ingin melewati rute tertentu (yang sudah diketahui kondisinya di jam-jam tertentu).
Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch
Sudah bukan rahasia lagi kalau wawancara pekerjaan adalah hal paling kritis untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Tentu, supaya wawancara berlangsung lancar, Anda harus mempersiapkan fisik dan mental dengan maksimal. Meski sudah berusaha sebaik mungkin, kadang ada hal-hal kecil yang luput dari perhatian padahal penting untuk kelancaran wawancara Anda. Untuk itu, sebelum menghadiri wawancara, cek dulu:
Jangan hadir terlalu awal
Ketepatan waktu memang penting sebab menggambarkan profesionalitas Anda. Yang pas memang datang tepat waktu, bahkan sebelum, waktu wawancara. Tapi, tidak perlu terburu-buru datang setengah hingga sejam sebelumnya. Cukup 10 menit menjelang waktu wawancara. Jika terlalu awal, kehadiran Anda malah meberikan tekanan pada pewawancara. Seakan-akan dia diburu-buru padahal waktunya sudah padat. Anda juga tampak desperate untuk pekerjaan ini.
Dandan berlebihan
Memilih pakaian untuk wawancara yang tepat seperti membuat surat lamaran. Apa yang cocok untuk satu perusahaan belum tentu cocok untuk perusahaan yang lain. Apa yang dikenakan bisa menggambarkan pemahaman Anda tentang perusahaan bersangkutan. Persiapkan apa yang akan Anda kenakan dari beberapa hari sebelumnya dan berpakaian secukupnya. Jangan lupa supaya tampil bersih dan wangi.
Minum kopi beberapa jam sebelumnya
Mungkin Anda tipe yang mesti minum kopi untuk meredam rasa grogi. Tapi, hindari dulu minum kopi hingga beberapa menit menjelang wawancara. Jika tidak, beberapa kemungkinan yang bisa terjadi adalah baju Anda ketumpahan kopi sehingga penampilan jadi berantakan, efek kafein membuat Anda berdebar-debar dan gelisah saat wawancara atau berulang kali mesti bolak-balik ke kamar mandi, serta bau napas tidak sedap yang dihasilkan setelah meminumnya. Paling tidak, Anda tidak mengonsumsi kopi lagi sejam sebelum wawancara. Anda bisa mengganti pakaian yang terkena tumpahan kopi, pergi ke kamar mandi dulu, menenangkan diri, serta makan permen min untuk napas lebih segar.
Gunakan sepatu lama
Upayakan menghindari pakai sepatu baru. Memang terlihat bersih dan bagus, tapi risiko lecet juga lebih besar. Saat kaki terasa sakit, rasa percaya diri Anda juga bakal berkurang. Anda harus menahan sakit sambil terus menerus memikirkan bagaimana mengurangi rasa sakit. Anda tidak fokus lagi pada wawancaranya.
Jangan percaya rute transportasi Anda
Meski sehari-hari Anda sudah terbiasa melalui suatu rute tertentu, belum tentu saat hari H interview, kondisi jalanan sama dengan biasanya. Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi hari itu. Untuk menghindari terlambat sampai di tempat wawancara, coba berangkat sejam lebih awal dari waktu biasanya bila Anda ingin melewati rute tertentu (yang sudah diketahui kondisinya di jam-jam tertentu).
Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch


