Jika kita ingin berbisnis tapi belum memiliki banyak pengalaman dan masih sering ragu, waralaba bisa menjadi solusinya. Pasalnya, franchisor akan memberikan bantuan manajerial, bahkan perekrutan serta pelatihan karyawan pun dibantu.Tapi, meski namanya sudah tersohor, nggak sedikit, tuh, waralaba akhirnya mandek di tengah jalan. Agar nggak mengalami hal yang sama, lakukan langkah ini. (SM/FOTOSEARCH)
Mencintai produk
Pilih produk yang kita sukai. Bila kita nggak menyukai produknya, kita malas mengontrol dan memasarkannya.
Jangka panjang
Jangan memilih produk musiman. Begitu tren produk tersebut selesai, pelanggan kita ikutan berkurang.
Minimal dua tahun
Pilih waralaba yang minimal sudah berjalan dua tahun dan memiliki track record bagus sehingga menghasilkan keuntungan. Waralaba yang baru cenderung masih mengalami trial&error.
Pasar besar
Pastikan produk waralaba tersebut memang memiliki pasar yang besar. Lakukan survei dulu dengan bantuan teman-teman dekat. Ingat, franchisor hanya memberikan konsep dan nggak menjamin keberhasilan kita, jadi tetap butuh perencanaan matang.
Cari partner
Meski waralaba bisa dilakukan bisa dijadikan pekerjaan sampingan karena kita nggak harus menjalankannya sendiri, tetap cari partner kerja, terutama yang sudah berpengalaman sebelumnya. Lumayan untuk bertukar pikiran dan membantu mencari ide baru, jadinya, kan, susah senang ditanggung bareng, hehehe.
Pilih produk yang kita sukai. Bila kita nggak menyukai produknya, kita malas mengontrol dan memasarkannya.
Jangka panjang
Jangan memilih produk musiman. Begitu tren produk tersebut selesai, pelanggan kita ikutan berkurang.
Minimal dua tahun
Pilih waralaba yang minimal sudah berjalan dua tahun dan memiliki track record bagus sehingga menghasilkan keuntungan. Waralaba yang baru cenderung masih mengalami trial&error.
Pasar besar
Pastikan produk waralaba tersebut memang memiliki pasar yang besar. Lakukan survei dulu dengan bantuan teman-teman dekat. Ingat, franchisor hanya memberikan konsep dan nggak menjamin keberhasilan kita, jadi tetap butuh perencanaan matang.
Cari partner
Meski waralaba bisa dilakukan bisa dijadikan pekerjaan sampingan karena kita nggak harus menjalankannya sendiri, tetap cari partner kerja, terutama yang sudah berpengalaman sebelumnya. Lumayan untuk bertukar pikiran dan membantu mencari ide baru, jadinya, kan, susah senang ditanggung bareng, hehehe.


