"Nanti, ya, tunggu gajian." Itulah jawaban Anda saat seorang teman menagih utang. Maklum, saat memasuki pertengahan bulan, isi rekening Anda hampir terkuras habis. Akibatnya beberapa kebutuhan harus menunggu waktu gajian tiba. Agar hidup Anda nggak terus-menerus bergantung pada gaji bulanan, coba lakukan strategi berikut.
Jangan hanya menabung
Sudah tahu, kan, kalau kenaikan inflasi jauh lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan. Jika Anda hanya menabung di bawah Rp 1 juta sebulan, hasilnya tabungan Anda hanya tergerus inflasi dan biaya administrasi bank. Pilih jenis tabungan lain yang bunganya minimal sedikit di atas inflasi, seperti deposito. Apalagi bunga deposito dapat ditransfer ke rekening Anda setiap bulan. Lumayanlah untuk tambahan penghasilan Anda.
Aktifkan aset
Daripada dianggurkan, pikirkan penghasilan yang didapat dari aset Anda. Misal, jika nggak setiap hari menggunakan mobil, coba sewakan mobil Anda. Atau jika memiliki rumah di luar kota, sewakan rumah sebagai penginapan. Bila mempunyai tanah kosong, gunakan untuk membangun kosan--jika keuangan Anda belum mencukupi, carilah investor yang mau bekerja sama.
Bikin usaha
Bila Anda memiliki tabungan yang lumayan besar, nggak ada salahnya memulai usaha, setidaknya dimulailah dari usaha kecil. Kalaupun Anda nggak pede atau nggak memiliki banyak waktu, cobalah usaha franchise atau jalankan bersama teman yang sudah terpercaya. Walau hanya menanam modal, Anda tetap dapat memetik hasilnya.
Jual barang
Jangan biasakan menumpuk barang. Saat Anda ingin belanja barang baru, cek barang lama Anda dan sortir apa yang bisa dijual. Hasil penjualannya itulah yang digunakan untuk membeli barang baru, sehingga Anda nggak terlalu banyak mengeluarkan uang. Misal, jika ingin membeli dress baru, sortir dulu beberapa dress lama Anda yang sudah nggak terpakai namun masih oke kondisinya lalu jual.
Jangan hanya menabung
Sudah tahu, kan, kalau kenaikan inflasi jauh lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan. Jika Anda hanya menabung di bawah Rp 1 juta sebulan, hasilnya tabungan Anda hanya tergerus inflasi dan biaya administrasi bank. Pilih jenis tabungan lain yang bunganya minimal sedikit di atas inflasi, seperti deposito. Apalagi bunga deposito dapat ditransfer ke rekening Anda setiap bulan. Lumayanlah untuk tambahan penghasilan Anda.
Aktifkan aset
Daripada dianggurkan, pikirkan penghasilan yang didapat dari aset Anda. Misal, jika nggak setiap hari menggunakan mobil, coba sewakan mobil Anda. Atau jika memiliki rumah di luar kota, sewakan rumah sebagai penginapan. Bila mempunyai tanah kosong, gunakan untuk membangun kosan--jika keuangan Anda belum mencukupi, carilah investor yang mau bekerja sama.
Bikin usaha
Bila Anda memiliki tabungan yang lumayan besar, nggak ada salahnya memulai usaha, setidaknya dimulailah dari usaha kecil. Kalaupun Anda nggak pede atau nggak memiliki banyak waktu, cobalah usaha franchise atau jalankan bersama teman yang sudah terpercaya. Walau hanya menanam modal, Anda tetap dapat memetik hasilnya.
Jual barang
Jangan biasakan menumpuk barang. Saat Anda ingin belanja barang baru, cek barang lama Anda dan sortir apa yang bisa dijual. Hasil penjualannya itulah yang digunakan untuk membeli barang baru, sehingga Anda nggak terlalu banyak mengeluarkan uang. Misal, jika ingin membeli dress baru, sortir dulu beberapa dress lama Anda yang sudah nggak terpakai namun masih oke kondisinya lalu jual.


