Home Interior
Upcycle Furniture, Hemat dan Ramah Lingkungan

6 Sep 2019

Foto: unsplash

Furnitur yang ramah lingkungan biasanya memiliki sertifikat tertentu, untuk menunjukkan bahwa benda tersebut betul-betul ramah, sejak awal proses pembuatan, sampai di rumah Anda, hingga habis. Misalnya dari mana kayu yang digunakan, apakah ditanam dengan cara yang memperhatikan kelestarian alam, cat apa yang digunakan, dan lain sebagainya.

Ada cara lain yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, yaitu menggunakan furnitur yang ada lalu mengubahnya dan memberinya penampilan baru kembali atau bahkan meningkatkan fungsinya, alias upcycle. Cara ini dapat mengurangi sampah furnitur, sekaligus mengasah kreativitas Anda. 

Tren furnitur bergaya vintage dan klasik modern yang belakangan disukai sangat cocok dengan konsep upcycle. Misalnya, meja dan kursi lama diamplas, dicat menggunakan warna-warna pastel, sehingga tampil cerah dan modern. Lemari lama yang sudah lama terabaikan sehingga terkesan berat, suram, dan menyeramkan jika dibersihkan, dicat ulang dengan warna putih, dan peganan lacinya diganti, akan terlihat manis dan kembalikan fungsinya.

Daun pintu dari kayu yang sudah tidak terpakai bisa Anda ubah menjadi meja atau bingkai cermin. Meja mesin jahit lama berkaki besi yang tidak lagi berfungsi bisa Anda ubah menjadi meja kerja yang cantik. Masih banyak ide lain yang bisa Anda lakukan dengan furnitur lawas. Anda tinggal perlu mata yang jeli menemukan furnitur usang.
 
Foto: Instagram @joannecondon

Salah satu yang disarankan agar lebih ramah lingkungan saat memilih furnitur adalah dengan memilih yang berbahan kuat dan berkualitas baik seperti menggunakan kayu jati atau kulit asli. Kedua bahan ini biasanya lebih tahan lama sehingga bisa digunakan hingga bertahun-tahun. Furnitur ini juga sangat ideal untuk di-upcycle.

Pikirkan jejak karbon saat membeli furnitur. Semakin jauh furitur itu berasal, semakin banyak jejak karbon yang Anda sumbangkan pada planet bumi. Sebelum mencari furnitur lawas untuk di-upcycle ke tempat yang jauh, coba lihat gudang Anda atau tanyakan apakah ada teman dan kerabat yang ingin mengurangi furnitur di rumah mereka. Pastikan saja kayu tersebut sehat dari rayap dan tidak keropos, ya.

Pertahankan niat menjaga lingkungan dengan menggunakan cat kayu yang memiliki label tersebut. Biasanya cat kayu seperti ini berbasis air, serta tidak mengandung logam berat. Pilih juga cat yang memiliki kandungan volatile organic compound (voc) sangat rendah atau bahkan tidak sama sekali. Cat seperti ini lebih aman bagi kesehatan. (f)

Baca Juga:

Gabion Pengganti ‘Getah Getih’ di Bundaran HI, Bisa Dihadirkan di Rumah, Ini 5 Inspirasinya
3 Poin Penting untuk Membuat Dapur Lebih Nyaman
Berapa Lama Usia Penggunaan Furnitur di Hunian Anda?


Topic

#ramahlingkungan, #recycle, #upcycle, #daurulang, #furnitur

 


MORE ARTICLE
polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?