Home Interior
3 Bahan Pupuk Alami dari Dapur Anda

21 Aug 2016


Foto: Stocksnap.io

Jangan langsung buang 3 sisa makanan ini dari dapur Anda. Jadikan pupuk alami untuk kebun kecil di rumah saja. Tidak sulit, kok. Ini caranya:

1/ Kulit Telur
Cuci bersih kulit telur dan biarkan mengering selama beberapa hari di dalam mangkuk atau letakkan di depan jendela agar terpapar sinar matahari. Dalam kondisi kering, kulit telur akan lebih mudah remuk. Cukup remukkan dan leburkan ke tanah.

Manfaat kulit telur: Meningkatkan kualitas penyerapan air ke dalam tanah, dan menambah kalsium untuk pertumbuhan tanaman. Untuk tanaman seperti tomat dan labu, kalsiumnya bisa mencegah bunga mengering. Selain itu, kulit telur juga bisa jadi antihama untuk siput. Sebarkan di sekitar bibit agar siput enggan mampir. Fungsinya sama seperti pecahan kaca yang menyulitkan kita berjalan tanpa alas kaki.

2/ Ampas Kopi
Para peminum kopi tentu ‘menumpuk’ banyak ampas kopi di rumah setiap hari. Ampas kopi bisa langsung ditaburkan begitu saja ke tanah. Selama jumlahnya tidak berlebihan, ampas kopi takkan mengubah level PH tanah.

Manfaat ampas kopi: Sebagai pupuk umum yang memperkaya bahan organik tanah, meningkatkan penyerapan air, penahan air dan mencegah tanah turun. Begitu luruh, ampas kopi juga akan menambah kadar nitrogen yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Cacing tanah juga suka kopi, lho! Ampas kopi bisa jadi semacam makanan tambahan untuk cacing yang akan menggemburkan tanah.

3/ Kulit Pisang
Tanpa diolah pun, kulit pisang bisa jadi pupuk. Tapi akan lebih baik jika Anda hancurkan lebih dulu atau dipotong kecil-kecil sebelum disebar ke tanah agar lebih mudah luruh.

Manfaat kulit pisang: Ibarat minuman, kulit pisang yang telah luruh akan jadi susu segar untuk cacing tanah. Kandungan nutrisinya lengkap, ada kalsium, magnesium, sulfur, fosfat, potasium, sodium. Semuanya akan membantu menyuburkan tanaman dan membantunya berbuah. (f)

Baca juga:
Menanam Sayur di Rumah, Yuk!
Tak Punya Lahan untuk Berkebun di Rumah? Bertanam di Atap, Kenapa Tidak?


Topic

#TipBerkebun

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?