Health & Diet
Walau Tergolong Lebih Aman, Pesepeda Tetap Harus Mematuhi Protokol Kesehatan COVID19

18 Jun 2020



Foto: Shutterstock


Berdasarkan hasil observasi Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) baru-baru ini, jumlah pesepeda yang melintasi Jalan Sudirman dan Thamrin Jakarta meningkat 1000 persen dibandingkan sebelum pandemi COVID-19.
 
Bersepeda tidak hanya ramah lingkungan dan berkelanjutan, tetapi sepeda juga merupakan moda transportasi yang terbukti berketahanan dari fisik dan fleksibel untuk menerapkan jaga jarak.
 
Narita Diyan, sport enthusiast dan pengguna aktif sepeda untuk ke kantor (bike to work) mengatakan bahwa, meningkatnya pengguna sepeda di masa new normal atau masa transisi PSBB ini karena bisa lebih menjaga jarak dengan orang lain.
 
“Misalnya, ketika ke kantor, kita bisa jaga jarak, tidak seperti halnya bila naik kendaraan umum,” katanya.
 
Narita menuturkan bahwa dengan bersepeda, akan membuat badan kita bergerak. Dengan bergerak maka imunitas tubuh akan meningkat.

“Sepeda tidak hanya mengantarkan kita ke tujuan, tetapi juga meningkatkan imunitas tubuh yang sangat dibutuhkan di masa pandemi COVID-19 ini,” katanya.
 
Wanita yang menggemari olahraga triathlon (kombinasi renang, sepada, dan lari) ini menambahkan bahwa, walau bersepeda jauh lebih aman dan efektif dalam menerapkan jaga jarak, namun tetap harus memperhatikan dan melakukan protokol kesehatan COVID-19. Sebab selama di perjalanan, pesepeda pasti berpapasan atau berbarangen dengan pengendara lain.
 
Berikut protokol kesehatan dalam bersepeda untuk pencegahan COVID-19 yang dikutip dari berbagi sumber.  
 
Tahap Persiapan 
 
1. Perhatikan protokol kesehatan dari pemerintah pusat dan daerah yang aman dari COVID-19.
 
2. Jaga kebersihan sepeda, terutama bagian yang bersentuhan dengan tangan.
 
3.Bersihkan diri dan cuci tangan dengan sabun.
 
4. Hindari droplet dengan pakaian berlengan panjang, sarung tangan, masker, kacamata, penutup kepala (bandana / cycling cap), membawa hand sanitizer, dan handuk kecil.
 
5. Bawa masker cadangan.
 
6. Pilih masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat dan mengganggu pernapasan.
 
7. Membawa botol minum yang tertutup dan alat makan sendiri.
 
 
Saat Finish di Rumah

1. Lepaskan semua perlengkapan yang digunakan sebelum masuk rumah.
 
2. Hindari kontak fisik dengan penghuni rumah dan menyentuh perabotan sebelum membersihkan diri.
 
3. Semprot helm, sepatu, dan kacamata dengan cairan disinfektan.
 
4. Segera lepas pakaian, kaos kaki, sarung tangan, masker, penutup kepala dan cuci dengan deterjen.
 
5. Segera bersihkan diri, mandi dan keramas.
 
6. Istirahat dan pulihkan cairan yang hilang dari tubuh. (f)



Baca Juga:
Sejumlah Taman Dibuka di Jakarta, Berikut Cara Aman Olahraga di Luar Ruangan Selama Pandemi COVID-19
Aturan Main Berolahraga pada Masa New Normal
Rahasia Diet Sederhana Demi Tubuh Ideal dan Kesehatan


 


Topic

#covid19, #corona

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?