Health & Diet
Penting Agar Aman Melahirkan di Tengah Wabah

23 Apr 2020

Foto: pixabay

Lima bulan lalu tentu tak pernah terbayang bagi para calon ibu akan menghadapi tantangan lebih dalam kehamilan dan melahirkan tahun ini. COVID-19 telah mengubah segala tatanan kehidupan, termasuk dalam menyambut kelahiran bayi di dunia ini.

Kabar baiknya, menurut data selama lebih dari empat bulan ini, COVID-19 tidak meningkatkan risiko untuk terjadinya keguguran. WHO juga mengatakan tidak menemukan penularan virus dari ibu yang terinfeksi virus corona. 

Namun ini tentu ini tak mengurangi kewaspadaan. Datang ke rumah sakit saja bagi orang awam dan sehat tidak disarankan bila tak darurat, apalagi bagi ibu hamil. WHO memasukkan ibu hamil dalam kelompok yang berisiko tinggi terkena COVID-19. 

Karena itu, ibu hamil tidak disarankan ke rumah sakit hingga due date atau dalam keadaan khusus dan darurat saja. Untuk periksa kehamilan, kini dilakukan telekonsultasi, konsultasi melalui video dengan dokter spesialis. Beberapa rumah sakit juga menyediakan fasilitas latihan senam hamil yang bisa diikuti secara daring. 

Beberapa rumah sakit di Indonesia juga melakukan langkah pencegahan penularan COVID-19. Misalnya, RSIA Bunda Jakarta melakukan tindakan skrining ketat serta Swab PCR pre-persalinan pada pasien. RSIA Tambak Jakarta memberikan pelindung wajah (face shield) untuk bayi yang baru lahir di sana untuk mencegah bayi dari paparan virus corona SARS-CoV-2. Pasalnya, dalam beberapa kasus bayi yang baru lahir ditemukan terinfeksi COVID-19. 

Anda harus menyiapkan mental melahirkan tanpa ditemani ibu, mertua, atau nenek saat menuju ruang bersalin, bahkan saat di ruang rawat inap setelah melahirkan. Mengingat orang berusia lanjut memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi virus corona SARS-Cov-2. 

Di beberapa negara, ibu yang akan melahirkan bahkan tidak boleh didampingi. Pengantar hanya boleh mengantar sampai depan rumah sakit. Selanjutnya ibu akan ditangani dokter dan perawat yang mengenakan APD lengkap. 

Jangan berkecil hati juga karena jam besuk rawat inap ditiadakan dan tidak bisa ditengok teman-teman di rumah, ya. Atau kemungkinan dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan isolasi untuk menghindari risiko penularan. 
Anda para calon ibu pasti kuat. (f) 

Baca Juga:

Wanita Hamil Rentan COVID-19?
Amankah PDP atau Positif COVID-19 Menyusui?


Topic

#corona, #covid19, #kesehatan, #melahirkan, #ibuhamil, #kehamilan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?