Biarkan mata kita terus cemerlang, dan hati-hati kalau mata bengkak. Foto ilustrasi: Pexels/Nayla Bernardes
Sering dianggap sepele, mata bengkak sebenarnya bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius. Selain membuat rasa percaya diri menurun, kelopak mata yang bengkak sering menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan.
Mata bengkak adalah kondisi yang dialami banyak orang dan dapat terjadi secara tiba-tiba. Menurut Dr. Maria Magdalena Purba, SpM, dari KMN EyeCare, penting untuk mengetahui penyebab mata bengkak dan cara mengatasinya agar tidak berdampak buruk pada penglihatan.
Mata bengkak terjadi karena adanya akumulasi cairan atau peradangan di jaringan sekitar mata. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alergi ringan hingga infeksi serius. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan, mata bengkak dapat memengaruhi kesehatan mata secara keseluruhan.
Risiko seperti penglihatan kabur, iritasi kronis, hingga komplikasi lebih serius seperti infeksi yang menyebar ke area sekitar mata bisa terjadi. Karena itu, penting untuk memahami penyebab utama mata bengkak dan mengetahui langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Ada beberapa penyebab mata bengkak yang umum terjadi, yaitu :
1/ Alergi
Reaksi alergi dapat dipicu oleh debu, serbuk sari tumbuhan, bulu hewan, atau kosmetik. Saat alergi terjadi, tubuh melepaskan histamin, yang menyebabkan pembuluh darah membesar dan memicu pembengkakan di area mata.
2/ Kurang tidur
Kondisi kurang tidur dapat membuat tubuh menahan cairan, termasuk di area sekitar mata. Akibatnya mata terlihat bengkak di pagi hari. Jika kondisi ini terjadi berulang kali, pembengkakan dapat terjadi semakin parah dan membuat mata terlihat lelah.
3/ Infeksi mata
Infeksi seperti konjungtivitis atau bintitan juga dapat menyebabkan mata bengkak. Infeksi ini biasanya disertai gejala lain seperti mata gatal, kemerahan, dan nyeri di area mata. Jika tidak segera diobati, infeksi dapat menyebar dan memperburuk kondisi.
4/ Cedera pada mata
Trauma atau cedera fisik pada mata, seperti pukulan atau gigitan serangga, juga dapat memicu pembengkakan. Cedera ini sering kali menyebabkan perubahan warna kulit di sekitar mata, seperti memar, selain pembengkakan.
5/ Konsumsi garam berlebihan
Mengonsumsi makanan tinggi garam dapat menyebabkan retensi cairan di tubuh, termasuk di sekitar mata. Garam mengandung natrium, yang bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih membuat tubuh menahan lebih banyak air untuk menjaga keseimbangan natrium dalam darah.
Retensi cairan ini sering kali terlihat di area tubuh yang memiliki jaringan lunak, termasuk di sekitar mata, sehingga menyebabkan mata tampak bengkak. Pembengkakan pada mata lebih terlihat di pagi hari setelah bangun tidur, karena posisi tidur membuat cairan lebih mudah terkumpul di area wajah.
Lantas, bagaimana mengatasi mata bengkak?
Perlu diperhatikan untuk mengatasi mata bengkak perlu diketahui dulu penyebabnya. Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan:
- Kompres dingin.
- Gunakan kain bersih yang dibasahi air dingin untuk mengompres area mata selama 10-15 menit. Kompres dingin membantu mengurangi pembengkakan dengan mengecilkan pembuluh darah.
- Hindari pemicu alergi.
- Jika mata bengkak disebabkan oleh alergi, hindari pemicu alergi dan gunakan obat tetes mata antihistamin atau obat alergi sesuai anjuran dokter.
- Istirahat yang cukup.
- Pastikan tidur yang cukup setiap malam, sekitar 7-8 jam, untuk mencegah retensi cairan di area mata.
- Perhatikan pola makan.
- Kurangi konsumsi makanan tinggi garam untuk mencegah retensi cairan. Sebagai gantinya, konsumsi makanan kaya vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan mata, seperti wortel, bayam, dan ikan.
Kapan harus ke dokter mata?
Seseorang perlu segera mengunjungi dokter mata jika kondisi mata bengkak yang dialami disertai salah satu atau lebih dari gejala berikut:
- Rasa nyeri yang parah. Jika pembengkakan disertai nyeri hebat yang tidak kunjung reda, ini bisa jadi tanda adanya infeksi serius atau masalah lain yang memerlukan penanganan medis segera.
- Gangguan penglihatan. Ketika mata bengkak menyebabkan penglihatan kabur, ganda, atau hilang secara tiba-tiba, ini merupakan tanda bahaya yang harus segera diperiksakan.
- Gejala tambahan yang mengkhawatirkan. Jika pembengkakan diikuti gejala lain seperti demam, kemerahan di sekitar kelopak dan jaringan lunak di sekitarnya, hambatan gerak bola mata, penurunan penglihatan atau keluarnya cairan berwarna kekuningan dari mata, hal ini bisa menunjukkan adanya infeksi yang serius, seperti selulitis orbitalis.
- Tidak membaik setelah perawatan mandiri. Jika mata bengkak tidak menunjukkan perbaikan meski sudah melakukan perawatan mandiri seperti kompres dingin atau penggunaan obat tetes, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter.
- Riwayat cedera pada mata. Pembengkakan akibat trauma fisik pada mata, seperti pukulan atau benturan keras, memerlukan pemeriksaan lebih lengkap untuk memastikan tidak ada kerusakan lebih lanjut pada mata atau jaringan sekitarnya.
Jangan abaikan tanda-tanda ini untuk menjaga kesehatan mata! (f)
Baca juga:
Bangun Tidur Langsung Cek Handphone? Kepribadian Kamu Bisa Ditebak!
Duduk Lama Bisa Sebabkan Gagal Ginjal? Ini Kata Para Ahli!
Anak Rabun Jauh? Mereka Ternyata Bukan Cuma Perlu Kacamata
Faunda Liswijayanti
Topic
#mata, #kesehatanmata, #matabengkak



