Health & Diet
Ini Dia Cara Vicky Shu Turunkan Berat Badan

18 May 2026

Vicky Shu dengan berat badan lebih ideal setelah menjalani program bersama Halofit by Halodoc. Foto: Dok. Halodoc


Siapa yang sudah berkali-kali gagal saat mencoba menurunkan berat badan?

Bagi kita yang menerapkan gaya hidup modern serbacepat, mempertahankan berat badan ideal tidak mudah. Kurangnya aktivitas fisik dan tingginya tingkat stres sering kali bikin pola makan berantakan, dan berat badan pun naik suka-suka. 

Tantangan ini makin berat untuk perempuan, dengan adanya perubahan hormon dan metabolisme, khususnya setelah melahirkan. Lonjakan berat badan di fase ini dianggap karena kurang disiplin dalam menjaga pola gaya hidup.

Padahal, ada faktor genetik, hormonal, dan metabolik yang kompleks di baliknya. Stigma ini mendorong banyak orang mengambil jalan pintas melalui diet ekstrem yang berbahaya. 

Tekanan sosial dan perjuangan mengelola berat badan ini juga sempat dialami oleh penyanyi Vicky Shu. Setelah melahirkan anak keduanya, Vicky Shu menghadapi tantangan dalam menurunkan berat badan yang signifikan. 

Di tengah upayanya beradaptasi dan kembali beraktivitas, ia justru menjadi sasaran body shaming dan mom shaming di media sosial.  

Untungnya Vicky Shu tetap memprioritaskan kesehatannya–dan ia berhasil meraih berat badan lebih ideal.

Vicky Shu mengikuti program weight management bersama Halofit by Halodoc selama delapan minggu, di bawah pengawasan medis dan sains yang ketat serta dukungan teknologi, berat badannya turun 10 kg. 

Selain membantu mengembalikan berat badan, Halofit by Halodoc hadir sebagai opsi solusi persoalan obesitas di Indonesia. 

Berdasarkan data Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan RI hingga akhir 2025, satu dari tiga orang Indonesia mengalami obesitas sentral, yakni penumpukan lemak di area perut yang berbahaya bagi kesehatan metabolik. Kondisi meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.  

Dengan Halofit, lebih banyak masyarakat yang mendapatkan pendampingan medis yang tepat dalam mengelola berat badannya, dan tidak mencoba diet secara tidak aman. 

Perjalanan transformasi Vicky Shu, yang juga mendapat pendampingan penuh selama 30 hari. Foto: Dok. Halodoc

“Bagi Halodoc, mengatasi obesitas bukan sekadar menurunkan angka di timbangan, tetapi membantu masyarakat membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan,” kata Ignasius Hasim, VP Consultation & Diagnostics Halodoc, tentang kehadiran Halofit.

Melalui aplikasi Halodoc, pengguna dapat mengakses Halofit untuk mengikuti program transformasi selama 30 hari yang mencakup konsultasi dokter, personal meal plan dari ahli gizi, obat suplemen, dan pendampingan penuh selama 30 hari. 

Jika diindikasikan secara medis, injeksi terapi GLP-1 untuk membantu mengontrol nafsu makan akan diberikan kepada pengguna. Terapi GLP-1 bekerja dengan cara meniru hormon alami usus yang berperan mengatur rasa kenyang dan kadar gula darah.

Berdasarkan uji klinis, terapi ini menghasilkan penurunan berat badan hingga 10 kg lebih banyak, sekaligus menekan asupan energi rata-rata sebesar 35% dibandingkan kelompok tanpa terapi. 

Penting untuk dicatat, terapi ini bukan solusi instan, melainkan bagian dari pendekatan enyeluruh yang menempatkan kesehatan jangka panjang sebagai prioritas, seperti langkah penurunan berat badan yang dijalani Vicky Shu. Seluruh program diawasi oleh Board of Wellness Halofit yang terdiri atas dokter spesialis endokrin dan dokter gizi klinis. 

Selain menjalani program Halofit by Halodoc, Vicky Shu menerapkan tiga tip ini, sehingga transormasinya menuju berat badan ideal lebih mudah.

1/ Aktif berolahraga
Berjalan kaki jadi pilihannya setiap hari, sambil mengurus keluarga.

2/ Menata pola makan
Selain meal plan yang telah dirancang khusus, Vicky Shu menata ulang pola makannya sehari-hari. Bukan menghindari, tapi lebih mengelola porsinya.

3/ Percaya diri
Bagi Vicky Shu, program menurunkan berat badan ini untuk investasi jangka panjang kesehatan fisik dan mentalnya. 

“Perjalanan transformasi ini ngajarin aku bahwa kita nggak harus memenuhi standar kecantikan orang lain. Karena, tujuan sebenarnya bukan hanya menurunkan berat badan, tapi justru memiliki tubuh yang sehat, dan akhirnya pun medapatkan mental yang sehat,” kata Vicky Shu. (f)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?