Health & Diet
Ini Alasan Kenapa Vaksinasi Flu Sangat Dianjurkan Selama Pandemi COVID-19

30 May 2021


Vaksin adalah salah satu kisah sukses terbesar dalam kesehatan masyarakat. Melalui penggunaan vaksin, kita telah memberantas cacar dan hampir memberantas virus polio. Sejak tahun 2000, vaksinasi untuk mencegah penyakit menular telah menyelamatkan 37 juta jiwa di negara berpendapatan rendah dan menengah sekaligus meningkatkan angka harapan hidup menjadi 15 - 25 tahun. Vaksinasi rutin tidak hanya diperuntukan bagi bayi dan anak-anak, golongan orang dewasa juga dianjurkan melakukan vaksin rutin seperti vaksin flu, hepatitis A, hepatitis B, meningitis, Tdap, dan PCV.

Prof. DR. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD, K-AI, FACP, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Immunologi RS Cipto Mangunkusumo mengatakan bahwa orang dewasa berisiko terkena penyakit karena adanya risiko penurunan daya tahan tubuh yang disebabkan oleh faktor usia, pekerjaan, gaya hidup, perjalanan atau kondisi kesehatan. 

“Dengan vaksinasi, seseorang dapat menurunkan peluang terkena penyakit tertentu. Contohnya, vaksin hepatitis B yang dapat menurunkan risiko kanker hati atau vaksin flu yang dapat menurunkan risiko serangan jantung atau komplikasi berat pada penderita diabetes dan penyakit paru-paru kronis,” ungkap Prof. Samsuridjal dalam acara konferensi pers Pekan Imunisasi Dunia bersama Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (Peralmuni) dengan Sanofi Pasterur, bulan April lalu. 

“Selain itu, vaksinasi juga dapat menurunkan kemungkinan penyebarkan penyakit, terutama pada orang atau komunitas yang mungkin tidak bisa mendapatkan vaksin tertentu karena usia atau kondisi kesehatan mereka,” tambahnya. 

Di tengah situasi pandemi, pemberian vaksinasi bertambah penting untuk melindungi populasi yang lebih baik dalam COVID-19. Di antaranya vaksinasi flu yang merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi penyebaran virus influenza. 

Berdasarkan data penelitian di Tongji Hospital (Wuhan, China), kasus ko-infeksi influenza dan COVID-19, memiliki risiko lebih tinggi untuk timbulnya gangguan jantung dan peradangan serta gangguan organ yang lebih berat pada pasien COVID-19 yang terinfeksi bersamaan dengan influenza apabila dibandingkan yang tanpa terinfeksi influenza.

Selama pandemi COVID-19, WHO merekomendasikan vaksinasi influenza untuk populasi rentan seperti tenaga kesehatan, lansia di atas usia 65 tahun, anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, ibu hamil, dan mereka yang mengalami kondisi medis kronis tertentu. 

Vaksinasi influenza dapat membantu menurunkan penyebaran influenza saat pandemi COVID-19 sehingga mencegah tingginya tingkat keparahan & risiko kematian pada kasus koinfeksi (influenza dan COVID-19 secara bersamaan). Sekaligus meringankan beban perawatan kesehatan serta risiko layanan kesehatan dan kejenuhan sumber daya.

Berikut ini beberapa manfaat vaksinasi influenza untuk kelompok berisiko tinggi: 
1/ Pada anak di bawah lima tahun, influenza dapat menyebabkan infeksi telinga  dan pneumonia. 
2/ Meningkatkan risiko stroke 8x setelah infeksi influenza. 
3/ Pada usia di atas 65 tahun, influenza meningkatkan risiko serangan jantung hingga 10x lipat dalam seminggu setelah infeksi.
4/ Pada ibu hamil, influenza menyebabkan penyakit serius karena perubahan sistem imun dan organ vital. 
5/ Penyandang diabetes memiliki 6x risiko rawat inap dan 6x risiko kematian akibat komplikasi influenza. (f) 


Baca Juga: 
57 Wanita di Indonesia Meninggal Setiap Hari Akibat Kanker Serviks
4 Gejala Baru Mutasi Virus Corona
Pekan Imunisasi Dunia, Orang Tua Tidak Perlu Ragu Vaksinasi Anak di Era COVID-19


Faunda Liswijayanti


Topic

#vaksin, #influenza, #covid19, #corona

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?