
Foto: Unsplash
Tidak semua ibu dapat menjalani kegiatan menyusui dengan lancar karena berbagai macam alasan. Maka dari itu, para ibu menyusui butuh pengetahuan tentang air susu ibu (ASI) dan bagaimana agar sukses memberi ASI eksklusif selama enam bulan.
Menurut dr. Yovita Ananta, Sp., dokter spesialis anak dan konselor laktasi RS Pondok Indah, seorang ibu perlu tahu apa yang perlu dibahas dengan konselor laktasi jika ingin lancar menyusui ASI. Setidaknya ada tujuh kali pertemuan selama masa kehamilan dan setelah persalinan yang perlu dipahami para ibu.
Dr. Yovita memaparkan tujuh periode kontak dengan tenaga kesehatan atau konselor laktasi:
Kontak pertama: Saat hamil, membahas keuntungan dan manajemen menyusui.
Kontak kedua: Saat hamil, membahas proses menyusui dan kendala-kendala yang mungkin dihadapi.
Kontak ketiga: Setelah melahirkan, bimbingan kontak kulit dini antara ibu dengan bayi saat IMD.
Kontak keempat: 24 jam setelah melahirkan, bimbingan posisi menyusui yang baik (posisi tidur atau duduk) dan membantu pelekatan mulut bayi pada payudara.
Kontak kelima: Satu minggu setelah melahirkan, diskusi mengenai kesulitan atau kendala yang dihadapi.
Kontak keenam dan ketujuh: Dilakukan dalam satu dan dua bulan setelah melahirkan. Untuk mendiskusikan kesulitan yang mungkin masih dialami oleh ibu menyusui, persiapan kembali bekerja, bagaimana memerah ASI, penyimpanan dan pemberian ASI perah, dan lainnya
Dengan mengikuti langkah tersebut, ibu dapat segera mengetahui solusi dari kendala-kendala yang mungkin dihadapi saat menyusui. Proses menyusui dapat berlangsung lancar, bayi pun tumbuh sehat. (f)
BACA JUGA:
Dampak Polusi Udara Pada Ibu Hamil Dan Janin
Mood Sering Naik Turun Saat Hamil? Mungkin Hormon Ini Penyebabnya
Kehamilan, Menopause, dan Kesehatan Jantung Wanita
Topic
#ASI, #ibuhamil, #wanitamenyusui


