
Foto: Fotosearch
Salah satu gejala gangguan pada mata adalah mata merah. Saat mengalaminya, mayoritas dari kita lebih memilih menggunakan obat tetes mata yang dijual di pasaran, ketimbang dicek ke dokter.
"Hal itu nggak masalah, asal kita memilih obat tetes yang fungsinya sesuai. Soalnya, komposisi tetes mata yang ada di pasaran belum tentu sama," terang dr. Sophia Pujiastuti, Sp.M.
Ada obat tetes yang fungsinya sekedar meredakan mata merah yang disebabkan iritasi ringan, mengandung antibiotik dan berfungsi mengurangi glukoma, ada juga yang mengandung steroid untuk menyembuhkan radang.
Kita sangat nggak dianjurkan memakai obat tetes mata yang mengandung steroid tanpa rekomendasi dari dokter. Soalnya, nih, meski tetes mata jenis ini paling cepat bikin mata terasa nyaman, nggak semua penyakit mata butuh steroid.
Pada kasus virus, kuman, maupun jamur, pemberian steroid justru berbahaya karena kuman akan cepat berkembang. Bahkan bila diberikan terlalu lama, bisa menimbulkan efek samping jangka panjang, seperti katarak dan glukoma.
Lain lagi dengan air mata buatan. Obat ringan itu tergolong aman karena fungsinya sebatas membasahi bola mata kering, misalnya karena kelamaan berada di ruangan ber-AC seperti di kantor. Meski nggak banyak efek samping, sebaiknya, sih, nggak dipakai secara berlebihan.(f)
Topic
#sakitmata


