Health & Diet
5 Aturan Olahraga untuk Si Darah Rendah

22 Jun 2016


Foto: 123RF

Banyak orang yang memiliki tekanan darah rendah merasa ragu untuk berolahraga. Biasanya itu terjadi karena muncul rasa pusing, mual, bahkan nyaris pingsan saat mulai berolahraga. Padahal, kebanyakan dokter justru menyarankan rutin berolaraga untuk mereka yang memiliki tekanan darah rendah. Solusinya?
 
Menurut Jansen Ongko, M.Sc., R.D., pakar gizi dan kebugaran dari LaGizi, pemula yang jarang berolahraga dan memiliki kondisi kesehatan tertentu sebaiknya dibimbing oleh pakar kebugaran yang berkualitas dan paham dalam memberikan anjuran program latihan sesuai kebutuhan kliennya. Tetapi, bila ingin mencoba menyusun sendiri, berikut ini tip dari Jansen:
 
1. Mulai dari intensitas rendah
Jangan memaksakan diri untuk langsung melakukan olahraga berat. Mulailah dari gerakan yang mudah atau durasi yang tidak terlalu lama. Tingkatkan intensitas atau durasi secara berkala dan terkontrol.
 
2. Jaga denyut nadi saat berolahraga
Saat berolahraga jantung akan bekerja lebih keras sebagai bentuk respon tubuh terhadap stimulus. Normal jika kemudian jantung berdetak lebih cepat dan kencang. Namun, pemula tidak dianjurkan untuk memaksa jantung bekerja terlalu keras karena jantungnya belum terbiasa. Anda dapat memantau denyut nadi menggunakan beberapa jenis aksesoris kebugaran, pemantau denyut nadi serupa jam, yang saat ini sudah mudah diperoleh. Biasanya alat ini akan memberi tahu dengan kata-kata atau bunyi peringatan.
 
3. Jangan berolahraga perut kosong
Saat berolahraga tubuh akan menggunakan gula darah dan glikogen di tubuh sebagai sumber energinya. Gula darah yang terlalu rendah dapat berbahaya bagi yang memiliki tekanan darah rendah. Dengan makan terlebih dulu sebelum berolahraga akan membantu menstabilkan gula darah selama berolahraga. Apabila memungkinkan makanlah menu makanan yang padat atau berat 4-5 jam sebelum berolahraga. Tetapi apabila rentang waktu makan dan olahraga sudah terlalu pendek, Anda dapat mengonsumsi sedikit buah-buahan segar seperti pisang, apel, pepaya, atau buah kering sekitar 20-30 menit sebelumnya.
 
4. Ketahui kondisi fisik Anda
Apabila sudah terlalu capek atau sedang kurang sehat maka sebaiknya jangan dipaksakan untuk berolahraga. Dengan kondisi fisik yang lemah apabila masih dipaksakan untuk berolahraga dapat membahayakan jiwa Anda.
 
5. Minuman olahraga
Untuk yang memiliki tekanan darah rendah maka minuman olahraga seperti minuman isotonik dapat menjadi solusinya. Minuman isotonik memang dirancang untuk olahraga dengan durasi panjang, tetapi juga dapat digunakan dalam durasi pendek untuk memastikan suplai cairan dan gula darah tetap normal.
 
Selamat berolahraga! (f)
 


Topic

#olahraga

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?