Gadget
Demi Kesehatan Mental, Instagram Uji Sembunyikan Likes

11 Nov 2019

Foto: unsplash

Aplikasi foto Instagram baru-baru ini mengumumkan akan melakukan uji coba pada sebagian penggunanya di Amerika Serikat. Yaitu menyembunyikan fitur likes. Menurut CEOnya, Adam Mosseri ini dilakukan untuk membuat Instagram lebih sehat bagi mental penggunanya.

Intragam berargumen, dengan menyembunyikan fitur likes, akan mengurangi tekanan akibat media sosial dan menghentikan obsesi dan rasa kompetisi untuk mendapatkan likes sebanyak-banyaknya. 

Sebelum di Amerika Serikat, Instagram telah melakukan uji coba fitur ini di negara lain, seperti Kanada, Australia, Selandia baru, Jepang, Irlandia, dan Brazil. 

Sebenarnya sih bukan betul-betul hilang, tapi jika likes di Instagram dibuat private, maka hanya orang yang telah bergabung dengan Instagram yang dapat melihat. Jika Anda mengakses instagram tanpa log in maka Anda hanya bisa melihat satu nama akun yang memberi like foto. Ini juga tidak memengaruhi akun yang termasuk akun bisnis. 

Selebritas seperti Kim Kardashian mengatakan mendukung rencana Instagram. Kim yang memiliki jutaan pengikut di Instagram ini merasa senang, menurutnya tombol likes itu tidak menguntungkan bagi kesehatan mental pengguna.

Belakangan aplikasi ini sepertinya memberi perhatian khusus pada kesehatan mental. Sebelumnya, Instagram telah menghapus face filters yang membuat penggunanya tampak seperti telah melakukan operasi bedah kosmetik. Apa alasannya?

Pada Agustus 2018, sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal JAMA Facial Plastic Surgery, ditemukan filter wajah pada aplikasi mendoron terjadinya fenomena yang disebut Snapchat dysmorphia.

Yaitu kasus dimana pasien melakukan operasi agar terlihat seperti wajah mereka dalam sosok yang mengalami filter. Menurut ahli bedah kosmetik di Boston yang terlibat dalam penelitian itu, filter pada kamera selfi dapat memberi efek buruk pada orang dewasa dan mereka yang memiliki body dysmorphic disorder (BDD). Dengan menghapus filter yang mengubah wajah secara berlebihan, diharapkan gejala ini dapat dicegah.

Tapi tidak semua orang merasakan menyembunyikan fitus likes itu sebagai sebuah niat yang tulus. Sebagian bilang Instagram tidak melakukan demi kesehatan mental, melainkan untuk mengendalikan akun yang mendapat keuntungan kapital. Bagaimana menurut Anda?  (f)

Baca Juga:


Topic

#gadget, #aplikasi, #instagram

 


MORE ARTICLE
polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?