
Foto: dok. femina
Lima belas tahun lalu, di awal maraknya food court, kuliner mancanegara --khususnya makanan siap saji-- mendominasi. Namun, kini berbeda. Naiknya pamor kuliner Indonesia membuat gerai makanan justru berlomba menampilkan makanan lokal penuh karakter.
Di Eat Republic, pengelola menguratori gerai dengan cara memilih pedagang-pedagang terbaik se-Jabodetabek, memakai masukan dari Bondan, serta dari manajemen Eat and Eat, food court yang telah lebih dulu sukses menghadirkan makanan sarat kultur. Tak hanya memilih pebisnis kuliner yang sudah mapan dan ternama, mereka yang memiliki jenis masakan yang unik pun diundang oleh pihak pengelola. Nama dagang tenant tidak tertera, melainkan papan nama yang menyebutkan nama sajian yang jadi ciri khas. Di antara ratusan makanan, silakan pilih: Bebek Kremes, Lontong Sayur Medan, hingga Es Selendang Mayang.
Naik daunnya cita rasa tradisional juga terasa di The Brewok's, sebuah outdoor food court yang digemari penghuni Serpong dan sekitarnya. Gerobak kaki lima dan rumah ala Betawi dibangun sebagai gerai. Coba Kerak Telor Betawi Bang Abbas yang bisa diracik dari telur bebek atau telur ayam. Santap pula Nasi Kuning Banjir, yakni nasi kuning yang ‘dibanjiri’ aneka lauk, seperti ikan cakalang suwir, sayur tumis, tempe kecap, hingga semur telur. Tiap lauk dibedakan atas label yang menandakan harga.



