
Dok. Joomba
Joomba, brand yang mengkhususkan produknya pada frozen smoothies melebarkan sayapnya pada saat yang tepat, ketika minuman sehat kini makin dicari.
Setelah satu tahun eksis, diumumkan bergabungnya Joomba dengan Jiwa Group, perusahaan F&B yang menaungi Kopi Janji Jiwa, Jiwa Toast, dan Jiwa Tea.
Didesain cocok bagi si sibuk, smoothies beku ini bisa distok di freezer agar lebih praktis. Saat sarapan atau selepas berolahraga, cukup dimasukkan ke dalam blender untuk menghaluskannya. Hasilnya mirip smoothies di kafe dan resto, dengan tekstur icy dan warna menggugah.
Billy Kurniawan, CEO & Founder Jiwa Group mengatakan bahwa perusahannya melihat peluang besar Joomba di tengah meluasnya kalangan yang melek kesehatan.
Sama seperti yang dilakukan ke Janji Jiwa, Joomba direncanakan selekasnya tersebar di seluruh Indonesia.
Mengandung berbagai macam vitamin dan mineral, buah dengan kondisi segar memang selama ini lebih familier untuk dikonsumsi langsung. Maka, apakah buah segar lebih sehat ketimbang versi bekunya?
Femina menelusuri, jawabannya bisa iya, bisa tidak.
Pasalnya, kondisi terbaik buah adalah saat baru dipetik. Akan menjadi sempurna jika buah yang baru dipanen tersebut langsung dikonsumsi.
Nyatanya setelah buah-buahan dipetik, ada segala rupa proses yang dilalui. Mulai dari penyimpanan, pengemasan, distribusi, hingga sampai pada konsumen, yang kadang juga masih disimpan lagi di dalam lemari es sebelum benar-benar dikonsumsi.
Panjangnya proses tersebut tentu mempengaruhi kandungan nutrisi buah. Jurnal dari Food Composition and Analysis tahun 2010 menyatakan bahwa kandungan vitamin pada buah-buahan segar sangat rentan rusak bila terkena udara.
Bagaimana supaya nutrisi buah tidak banyak yang hilang?
Pembekuan buah adalah salah satu metode yang terbukti bisa memaksimalkan buah pasca panen. Journal of Food Composition and Analysis tahun 2017 menegaskan bahwa buah yang dibekukan, dalam beberapa kasus, kandungan nutrisinya lebih baik.
Teknik pembekuan bisa mengikat nutrisi penting yang sering hilang pada produk segar. Bila dibekukan sebelum layu, ini mencegah pemecahan enzimatik nutrisi dan kerusakan akibat mikroba.
Setelah kita akrab dengan delivery jus harian, nampaknya ini opsi yang bisa dicoba bagi yang lebih menyukai produk yang diantar sekali banyak. Harapannya Wendy Noel Wijaya, CEO & Co-Founder Joomba Indonesia, kepraktisan ini bisa membantu pola hidup sehat berjalan lebih konsisten. (f)
Berekplorasi di Dapur Saat Pandemi, Nicholas Saputra Pede Dengan Masakannya
Seberapa Pedasnya Buldak Sauce Varian Extreme? Fans Kfood Perlu Tahu
Perluas Popularitas Daging Asap, RAMUASAP Authentic Smokehouse Dibuka di Kemang
Trifitria Nuragustina
Topic
#buahbeku, #jusbuah, #joomba


