Sebuah area luas di kantor enam lantai AirAsia RedQ, KLIA2 di Sepang, diperkenalkan 10 inflight meals bertajuk Santan Combo Meals. Inflight meal yang sudah bisa dinikmati di udara ini bisa dipesan melalui sistem pre-booking, disertai informasi gizi dan alergi.
“Makanan adalah pemersatu dalam banyak hal. Ini yang kami lihat dalam santan, komponen hebat yang mampu menyatukan dan memperkaya banyak bahan masakan sehingga jadi istimewa,” ujar Tan Sri Tony Fernandes, CEO AirAsia. Agar mendapatkan cita rasa yang sesuai, keseluruhan menu ‘digodok’ satu tahun oleh tim food and beverage AirAsia. Bahan hingga cara pengolahan dijaga semirip mungkin.
AirAsia menghargai masing-masing keunikan yang ada. Dalam prosesnya, banyak hal baru yang memukau kami, seperti bahan yang tidak pernah kami dengar sebelumnya, hingga penjualan menu Nasi Lemak yang ternyata tertinggi di rute penerbangan Filipina,” urai Tony.
Femina mencoba Pad Thai (Thailand), Miso Chicken with Garlic Rice (Jepang), Chicken Adobo (Filipina), Upina dan Dhal (India), hingga Mango Sticky Rice. Indonesia tidak ketinggalan, melalui Nasi Kuning Manado yang bulir berasnya dimasak menggunakan santan. Untuk menu minuman, dipilihlah biji kopi dari Vietnam dan Indonesia yang kaya aroma.
Semua antusias mendokumentasikankeseruan acara, sambil mencicipi keseluruhan hidangan yang tersaji tanpa batas!
Acara ditutup demo masak Chef Calvin Shoo, AirAsia Regional Manager of Group Inflight F&B, yang mengajak pengunjung mendemokan salah satu menu, Thai Green Curry with Rice! (f)
Topic
#foodfestival, #airasia, #infokuliner


