Agenda santai namun sarat ilmu dan sejarah kuliner ini dilengkapi dengan icip Semur Betawi dan Nasi Kebuli yang dihadirkan oleh Akademi Kuliner Indonesia.
“Masyarakat Betawi biasanya hanya menyajikan nasi kebuli saat Maulid Nabi,” kata Heni Pridia dari Akademi Kuliner Indonesia. Selain itu, ternyata tidak semua masyarakat Betawi mengenal nasi kebuli yang akrab dengan cita rasa daging dan rempah. Sajian ini tersebar di beberapa wilayah tertentu di Jakarta dan tidak sampai pada suku asli Jakarta yang bermukim di Tangerang.
Pesona rasa Gorontalo disajikan langsung oleh Amanda Katili Niode dari Omar Niode Foundation yang membawa Kue Perahu, Tabu Moitomo yang disajikan dengan Mini Burasa (buras), dan Sambal Sagela.
“Tabu Moitomo atau Kua Bugis adalah salah satu sajian yang selalu dirindukan oleh perantau Gorontalo jika sedang berkumpul. Ada 27 bahan, bumbu, dan rempah yang terkandung di dalamnya,” jelas Amanda. Acara seru itu ditutup dengan sesi seru mencicipi hidangan yang sebelumnya diceritakan. (f)
Baca juga:
Istimewanya Cita Rasa Nusantara di The Dharmawangsa!
Belanja Tanaman Dapur Hingga Potluck Nusantara di Acara Komunitas Organic Kitchen Garden
Tak Hanya Rujak atau Soto, Ada Juga Rujak Soto dari Banyuwangi
Topic
#infokuliner



