Food Trend
Kue-Kue Tradisional Nusantara dari Tepung (3)

8 Jul 2016

Mungkin hanya sedikit daftar kue jajanan tradisional klasik yang masih kita ingat sampai sekarang, itupun karena di masa kecil orangtua kerap menyuguhkan di saat minum teh bersama. Deretan kue-kue di bawah ini mungkin akan membantu kita untuk mengenang kembali masa kecil, jika Anda belum mengenalnya, mungkin bisa jadi tambahan agenda kuliner Anda selanjutnya saat berpelesir Nusantara.

1/ Geplak (Yogyakarta): Memiliki nama yang sama, namun berbeda dengan geplak versi Betawi. Bahan dasarnya adalah kelapa parut dan gula pasir, kemudian adonan diberi aneka pewarna.  Di Yogya, geplak selalu hadir di hampir semua toko oleh-oleh. Biasanya, kue ini dikerjakan oleh industri rumahan di Yogya.
2/ Pundut Pisang (Kalimantan Timur) : Kue ini boleh dibilang merupakan kue nagasari versi Kalimantan Timur. Tepung beras dimasak bersama santan, lalu diisi dengan potongan pisang dan dibungkus daun pisang.

3/ Kararaban (Kalimantan Timur): Ciri khas dari kue ini adalah citarasa adas manis yang terkandung di campur bersama adonan tepung beras dan gula merah. Teksturnya padat dan dimasak dengan cara dikukus.

4/ Lampu-lampu (Sulawesi Utara): Memiliki citarasa yang hampir sama dengan bubur sumsum, hanya saja lampu-  lampu memiliki tekstur yang lebih padat, dikukus dalam wadah yang dibuat dari daun pisang.
5/ Apang Bakar (Sulawesi Utara): Kombinasi antara tepung beras dan tepung terigu.  Sentuhan kayu manis menjadi pengharum kue yang dengan citarasa kelapa, gula merah dan kenari ini. Sesuai namanya kuenya dimasak dengan cara dipanggang. (f)


Topic

#KueTradisional

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?